Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Hari Bahagia Pengantin Berubah Jadi Petaka, Dugaan Penipuan WO Bekasi Disorot

        Hari Bahagia Pengantin Berubah Jadi Petaka, Dugaan Penipuan WO Bekasi Disorot Kredit Foto: Threads/meislvy
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pesta pernikahan yang seharusnya menjadi momen paling bahagia justru berubah menjadi tangisan dan kepanikan bagi sebuah keluarga di Bekasi, Jawa Barat. Dugaan penipuan oleh wedding organizer (WO) membuat resepsi yang telah dipersiapkan berakhir memilukan.

        Kasus ini viral setelah unggahan akun Threads bernama @meislvy menyita perhatian publik. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun mengaku sepupunya menjadi korban dugaan penipuan WO di kawasan Bekasi.

        Video yang beredar memperlihatkan kondisi gedung resepsi yang jauh dari kata layak untuk sebuah pesta pernikahan. Tidak terlihat dekorasi, pelaminan, maupun meja prasmanan seperti yang dijanjikan pihak WO sebelumnya.

        Ruangan pesta tampak kosong melompong. Sejumlah keluarga bahkan terlihat menangis karena acara yang dinanti berubah menjadi kekacauan.

        Tak hanya dekorasi yang hilang, makanan untuk tamu undangan juga disebut tidak tersedia di lokasi acara.

        Baca Juga: El Rumi Dituding Ikut Campur Soal Pernikahan Dul, Ahmad Dhani Beri Respons Sinis

        Di tengah situasi tersebut, keluarga pengantin tetap berusaha melayani tamu seadanya dengan membagikan makanan ringan dan air mineral.

        Suasana haru semakin terasa setelah sosok MC atau pembawa acara tetap hadir meski disebut belum menerima bayaran dari pihak WO.

        "Kalian bisa liat keadaan pagi ini yang seharusnya jadi acara bahagia berubah jadi tangis semua. FYI, foto yang tengah itu kakak MC-nya super baik dia ketipu juga tanpa dibayar dia tetap hadir," tulis akun tersebut.

        Unggahan itu pun langsung menyebar luas di media sosial dan memicu simpati warganet.

        Polisi Buka Suara

        Menanggapi viralnya kasus tersebut, Polres Metro Jakarta Timur meminta para korban segera membuat laporan resmi agar kasus dapat diproses hukum.

        Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Bayu Kurniawan, mengatakan pihaknya siap menerima laporan dari korban dugaan penipuan WO tersebut.

        "Silakan lapor, calon pengantin yang ada di video itu rencana baru hari ini mau datang dilaporkan, kantor WO-nya di Cakung," kata Bayu, Minggu (24/5).

        Menurut Bayu, kantor atau gudang WO yang diduga melakukan penipuan berada di wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

        Karena itu, Polres Metro Jakarta Timur akan menangani perkara tersebut apabila para korban resmi membuat laporan polisi.

        Bayu juga membenarkan bahwa pada Sabtu (23/5), sudah ada warga yang mendatangi Polres Metro Jakarta Timur untuk berkonsultasi terkait dugaan penipuan tersebut.

        Baca Juga: Youtuber Terkenal 'Dirujak' Netizen karena Hadiri Acara Pernikahan Usai Jadi Penumpang di Kapal Pembawa Hantavirus

        Namun, pihak yang datang saat itu belum dapat dikategorikan sebagai korban karena jadwal pesta pernikahannya masih belum tiba.

        "Yang datang kemarin itu orang yang pesta pernikahannya belum sesuai jadwal perjanjian. Jadi belum tahu apakah akan terlaksana atau tidak. Cuma klien yang datang kemarin itu belum bisa kita katakan sebagai korban," ujar Bayu.

        Hingga kini, polisi masih menunggu laporan resmi untuk mendalami dugaan penipuan tersebut lebih lanjut.

        Sementara itu, jumlah korban maupun total kerugian akibat dugaan penipuan WO tersebut juga belum diketahui secara pasti.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: