Belajar dari Iran: Hukum Gantung Antek Asing, Action Lebih Keras dari Kata
Kredit Foto: Reuters/Morteza Nikoubazl
Politisi senior Andi Sinulingga menilai bahwa jika Indonesia ingin menjadi negara maju dan kuat, maka bisa belajar dari ketegasan Iran dalam menghukum warganya yang terbukti menjadi agen asing.
Diketahui, Iran menggantung seorang warganya bernama Mojtaba Kian pada Minggu (24/5/2026) setelah terbuktu melakukan spionase (menjadi agen mata-mata) untuk Israel dan Amerika Serikat (AS) di tengah konflik bersenjata.
“Kalau mau maju & kuat, cara seperti cara Iran ini contohnya, hukum gantung antek asing, gak perlu banyak bicara, karena action itu bicara jauh lebih keras dari kata,” ujar Andi melalui akun X pribadinya, Senin (25/5).
Selama masa kecamuk perang antara Iran melawan AS dan Israel, Mojtaba Kian secara ilegal menyusup dan mengumpulkan data rahasia dari dalam negeri.
“Mojtaba Kian... yang mengirimkan informasi terkait unit industri pertahanan negara kepada musuh, digantung pagi ini,” tulis situs web Mizan Online milik Kementerian Kehakiman Iran.
Baca Juga: Iran Pegang Semua Kartu, Ekonomi Dunia Bisa Runtuh
Baca Juga: AS–Iran Dekat Kesepakatan, Bursa Asia Meroket, IHSG Menanti Efek Positif
Ia terbukti mengirimkan banyak pesan rahasia kepada jaringan musuh yang berafiliasi dengan intelijen zionis-Amerika. Pesan tersebut berisi koordinat geografis dan detail teknis mengenai fasilitas industri pertahanan yang memroduksi suku cadang militer strategis milik Iran.
Akibat bocornya data koordinat yang dikirimkan oleh Kian, salah satu lokasi fasilitas pertahanan udara/militer Iran tersebut kemudian berhasil menjadi target sasaran bombardir serangan udara oleh pihak musuh.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: