Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu mendukung langkah Istana untuk membongkar dugaan praktik jual beli titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mengungkap seluruh pihak yang terlibat, baik pedagang maupun penerima dapur yang diduga menyogok.
"Bongkar semua, termasuk pedagang dapur dan yang dapat dapur karena nyogok," tulis Said Didu di akun X pribadinya, Rabu (3/6).
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa saat ini tengah dilakukan audit internal di Badan Gizi Nasional (BGN) terkait dugaan jual beli titik dapur MBG.
“Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari, sekali lagi kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan,” ujar Prasetyo dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.
Seiring dengan audit tersebut, Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan pimpinan BGN dengan mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.
Baca Juga: MBG Jadi Sorotan, Ini Sejumlah Ujian untuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN
Prasetyo menegaskan bahwa pergantian pimpinan BGN bertujuan untuk meningkatkan kinerja lembaga.
“Karena kita memang menghendaki Badan Gizi Nasional dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebaik-baiknya,” imbuhnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: