Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tes Wuling Eksion di Jalur Pegunungan Jawa Tengah, Tenaga Instannya Bikin Nyalip Percaya Diri

        Tes Wuling Eksion di Jalur Pegunungan Jawa Tengah, Tenaga Instannya Bikin Nyalip Percaya Diri Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wuling Motors mengajak sejumlah jurnalis nasional menjajal langsung SUV plug-in hybrid terbarunya, Wuling Eksion PHEV, dalam perjalanan lintas kota dari Jakarta menuju Yogyakarta. Rute yang ditempuh bukan sekadar jalan tol, melainkan kombinasi jalur perkotaan, jalan nasional, hingga kawasan pegunungan melalui Purwokerto, Wonosobo, Temanggung, dan Magelang.

        Total perjalanan mencapai lebih dari 550 kilometer. Menariknya, sepanjang perjalanan tersebut kendaraan tidak memerlukan pengisian bahan bakar tambahan meski harus menghadapi medan naik turun khas Jawa Tengah.

        Sejak awal perjalanan, karakter elektrifikasi pada Wuling Eksion langsung terasa. Motor listrik berkekuatan 145 kW memberikan respons instan setiap pedal akselerator diinjak. Saat membutuhkan tenaga tambahan untuk menyalip kendaraan lain di jalan nasional maupun jalur pegunungan, mobil mampu melesat tanpa jeda yang terasa.

        Karakter ini menjadi salah satu keunggulan terbesar Eksion. Tidak seperti mobil bermesin konvensional yang perlu menunggu putaran mesin naik terlebih dahulu, dorongan tenaga pada Eksion hadir seketika. Hasilnya, manuver menyalip terasa lebih percaya diri, terutama ketika menghadapi truk atau kendaraan lambat di jalur dua arah menuju Wonosobo dan Temanggung.

        Performa tersebut berasal dari kombinasi mesin 1.5 liter dedicated hybrid engine, motor listrik bertenaga 145 kW, baterai berkapasitas 20,5 kWh, serta Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Sistem ini memungkinkan mobil bekerja dalam mode EV, hybrid seri, maupun hybrid paralel secara otomatis sesuai kebutuhan.

        Selama perjalanan, mode Hybrid menjadi pengaturan yang paling praktis digunakan. Pengemudi tidak perlu repot memikirkan kapan motor listrik atau mesin bensin bekerja karena seluruh proses berlangsung otomatis. Perpindahan tenaga antarsistem juga terasa halus dan nyaris tidak terdeteksi dari balik kemudi.

        Keunggulan lainnya adalah efisiensi. Meski harus melintasi jalur pegunungan dengan elevasi yang cukup menantang, indikator bahan bakar masih menyisakan cadangan yang melimpah saat rombongan tiba di Yogyakarta. Hal ini menunjukkan salah satu daya tarik utama teknologi plug-in hybrid, yakni mampu mengombinasikan efisiensi kendaraan listrik dan fleksibilitas mobil bermesin bensin.

        Soal kenyamanan, kabin Eksion cukup mendukung perjalanan jarak jauh. Kursi terasa empuk untuk digunakan berjam-jam, sementara fitur seperti ventilated seat, panoramic sunroof, dan pengaturan kursi elektrik membantu menjaga kenyamanan penumpang selama perjalanan lintas provinsi.

        Baca Juga: Wuling Aira ev Terdaftar di Indonesia, Spekulasi Penerus Air ev Menguat

        Namun bukan berarti mobil ini tanpa catatan.

        Saat memasuki jalur pegunungan yang penuh tikungan, bobot kendaraan yang cukup besar masih bisa terasa. Karakter suspensinya lebih mengutamakan kenyamanan keluarga dibanding sensasi berkendara sporty. Akibatnya, body roll masih muncul ketika mobil diajak bermanuver sedikit lebih agresif di jalan berkelok.

        Selain itu, dimensi bodi yang besar membutuhkan adaptasi saat melewati jalan yang lebih sempit, terutama di beberapa ruas pegunungan yang ramai kendaraan dari arah berlawanan.

        Meski demikian, catatan tersebut tidak mengurangi kenyamanan secara keseluruhan. Justru karakter tersebut masih sejalan dengan posisi Eksion sebagai SUV keluarga tujuh penumpang yang lebih mengedepankan kenyamanan dibanding performa agresif.

        Dari perjalanan Jakarta-Purwokerto-Wonosobo-Temanggung-Magelang-Yogyakarta, Wuling Eksion menunjukkan bahwa teknologi plug-in hybrid tidak hanya menawarkan efisiensi, tetapi juga performa yang cukup meyakinkan untuk perjalanan jarak jauh. Tenaga instan khas kendaraan elektrifikasi menjadi nilai tambah yang paling terasa, terutama saat menghadapi tanjakan maupun kebutuhan menyalip di jalur pegunungan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: