Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Menguat, Luhut Puji Prabowo dan Sebut OJK Bakal Gunakan AI untuk Tutup Celah Goreng Saham

        IHSG Menguat, Luhut Puji Prabowo dan Sebut OJK Bakal Gunakan AI untuk Tutup Celah Goreng Saham Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak terlepas dari berbagai langkah yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto.

        “Ya, saya kira dengan langkah-langkah Presiden, saya kira sudah makin bagus (IHSG),” kata Luhut, di Jakarta, Minggu (14/6/2026). 

        Guna meningkatkan kepercayaan investor, ia mengatakan pemerintah juga mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengadopsi teknologi AI dalam sistem pengawasan.

        “Juga OJK kita sudah dorong supaya juga berbasis AI. Sehingga orang yang mau goreng-goreng saham itu makin susah,” ujar Luhut.

        Menurut dia, penerapan AI di sektor keuangan dapat meningkatkan kemampuan deteksi terhadap aktivitas transaksi yang tidak wajar sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pelaku pasar.

        Sementara itu, terkait rencana peninjauan Indonesia oleh lembaga penyedia indeks global MSCI dan FTSE Russell dalam waktu dekat, Luhut memilih tidak memberikan komentar lebih jauh.

        “Ya kita tunggu lah. Saya nggak mau berkomentar dulu. Itu kan mereka juga tidak mau,” ujarnya.

        Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa tim yang dipimpin Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi terkait telah berdiskusi mengenai pengembangan sistem AI untuk mendukung pengawasan dan efisiensi tata kelola.

        Baca Juga: Luhut Ungkap Dana Rp8.900 Triliun Berpotensi Masuk ke Indonesia Lewat Family Office

        Baca Juga: IHSG Sepekan Melesat 7,38%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.524 Triliun

        “Tapi menurut saya kalau mereka menggunakan AI, karena sekarang lagi dibuat ini. Lagi dikerjakan karena Ibu Kiki sudah bicara sama tim AI kami. Sedang dikerjakan dan tidak kos mahal juga,” kata Luhut.

        Ia menilai investasi teknologi tersebut berpotensi menghasilkan penghematan yang jauh lebih besar dibanding biaya implementasinya.

        “Saya kira saya senang karena Presiden Prabowo sangat mendorong ini,” ujarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: