Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Trump Klaim Posisi Amerika Sangat Kuat di Negosiasi dengan Iran: Kami Hajar Mereka Habis-habisan

        Trump Klaim Posisi Amerika Sangat Kuat di Negosiasi dengan Iran: Kami Hajar Mereka Habis-habisan Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim negaranya kini berada dalam posisi tawar yang sangat kuat dalam perundingan dengan Iran. Menurutnya, keberhasilan operasi militer sebelumnya membuat Teheran tidak memiliki banyak pilihan selain melanjutkan negosiasi.

        Trump mengatakan posisi Amerika dalam meja perundingan jauh lebih menguntungkan setelah serangan yang dilancarkan terhadap Iran.

        Baca Juga: Bonus Demografi Cuma 10 Tahun Lagi, Pemerintah Khawatir Indonesia Emas 2045 Jadi Sebatas Mimpi

        "Kami menghajar mereka habis-habisan, dan sekarang kami bernegosiasi dari posisi yang benar-benar kuat. Kekuatan murni. Mereka tahu itu," ujar Trump, dikutip Jumat (26/6).

        Menurut Trump, Iran kini menunjukkan keinginan besar untuk mencapai kesepakatan dengan Washington.

        "Iran sangat ingin membuat kesepakatan dengan kami," katanya.

        Meski membuka peluang penyelesaian diplomatik, ia kembali menegaskan bahwa pemerintahannya tetap tidak akan memberikan ruang bagi musuh untuk memiliki senjata nuklir. Iran menurutnya telah menyetujui prinsip tersebut dalam pembahasan yang sedang berlangsung.

        "Mereka tidak akan memiliki senjata nuklir. Dan mereka sudah menyetujuinya," tegas Trump.

        Selain menyoroti perkembangan negosiasi, ia juga memastikan keterbukaan jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz. Ia menilai stabilitas di jalur strategis tersebut menjadi salah satu hasil penting dari perkembangan hubungan antara Washington dan Teheran.

        Trump kemudian menyinggung peluang kerja sama ekonomi apabila kesepakatan damai benar-benar tercapai. Menurutnya, Iran berpotensi menjadi pasar baru bagi produk pertanian dari Amerika Serikat.

        Trump mengatakan pemerintahannya ingin memanfaatkan dana beku dari musuh yang telah dibebaskan untuk membeli komoditas pertanian asal Amerika. Ia menyebut langkah tersebut dapat membantu mengatasi kekurangan pangan yang tengah dihadapi Iran.

        Baca Juga: Dihantam Gempa, Perang Tak Hentikan Iran untuk Membantu Tetangga Amerika: Kami Bersama dengan Kalian

        Pernyataan Trump menjadi sinyal bahwa pemerintahannya tidak hanya memandang negosiasi dari sisi keamanan, tetapi juga sebagai peluang memperluas hubungan ekonomi apabila proses perdamaian berhasil mencapai kesepakatan akhir dengan Iran.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: