Kredit Foto: Instagram Bachrum Achmadi
Pegiat media sosial Bachrum Acmadi menilai safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bertujuan menunjukkan kekuatan politik setelah lengser.
Menurutnya, langkah tersebut juga berkaitan dengan persidangan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi yang akan digelar perdana pada 2 Juli 2026 di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).
"Menurut awak, Jokowi safari politik ke daerah-daerah bersama pe es i ingin menunjukkan seolah dia msh punya power dan memiliki pendukung (rakyat miskin) yang banyak," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (29/6).
Ia menambahkan, safari politik itu dimaksudkan agar elite politik dapat memengaruhi proses hukum.
"Tujuannya supaya elit politik dapat pengaruhi proses hukum terkait kasus ijazah palsu. Di pengadilan tentu membuat Jokowi dan Termuls kuatir, gimana ceritanya nanti Jokowi diminta hadir di sidang dan mamerin ijazah sakralnya," imbuhnya.
Sebelumnya, Jokowi resmi memulai rangkaian safari politik keliling Indonesia setelah lengser dari kursi presiden. Provinsi Lampung dipilih sebagai destinasi pertama, dengan agenda berlangsung selama tiga hari penuh, 26–28 Juni 2026.
Baca Juga: Safari Politik Jokowi di Lampung Sepi, PSI Gigit Jari
Dalam safari tersebut, Jokowi mendampingi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep untuk memperkuat mesin partai menghadapi Pemilu 2029. Ia menyebut Lampung dipilih karena struktur kepengurusan PSI di provinsi itu sudah rampung 100% hingga tingkat desa, khususnya di Kabupaten Mesuji.
Selama di Lampung, Jokowi mengunjungi sejumlah daerah, mulai dari Bandar Lampung, Mesuji, Tulang Bawang, Pesawaran, Lampung Timur, hingga Lampung Tengah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: