Kredit Foto: Istimewa
Peluang kerja bagi penyandang disabilitas intelektual mulai dibuka melalui program Pelatihan Barista Inklusif yang digagas PT Lautan Luas Tbk bersama Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) Bandung. Program ini dirancang untuk membekali anak-anak dengan down syndrome dengan keterampilan yang dibutuhkan industri kedai kopi sekaligus membuka akses mereka ke dunia kerja.
Sebagai perusahaan penyedia bahan baku dan solusi terintegrasi dengan pengalaman 75 tahun di Indonesia, PT Lautan Luas Tbk terus berupaya menciptakan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).
Kemitraan dengan POTADS (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome) Bandung menjadi salah satu wujud komitmen tersebut dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih inklusif bagi anak-anak dengan down syndrome.
Program ini diawali dengan Pelatihan Hidroponik yang diikuti oleh 20 anak pada 20 Juni 2026. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman langsung dalam menanam dan merawat tanaman hidroponik, sekaligus mengembangkan keterampilan motorik, kemampuan mengikuti instruksi, serta kemandirian melalui pendampingan enam fasilitator dari Lautan Luas Bandung.
Komitmen jangka panjang PT Lautan Luas Tbk terhadap tumbuh kembang anak juga diwujudkan melalui program berkelanjutan bertajuk Lautan Luas PETA (Pelatihan Edukasi Terapi Anak). Program yang akan berlangsung selama satu tahun dan dimulai pada Juli 2026 ini dirancang untuk membantu pemenuhan kebutuhan terapi bagi 40 anak dengan down syndrome, yang terdiri dari 20 penerima terapi wicara dan 20 penerima fisioterapi.
Head of Investor Relations, Corporate Communications & ESG PT Lautan Luas Tbk, Eurike Hadijaya, menyatakan bahwa setiap anak memiliki potensi unik yang patut didukung. Melalui kolaborasi bersama POTADS Bandung, Lautan Luas ingin hadir tidak hanya melalui dukungan yang diberikan, tetapi juga sebagai mitra yang membuka akses terhadap keterampilan, pengembangan diri, dan peluang yang lebih luas bagi anak-anak dengan down syndrome.
"Kami berharap rangkaian program yang kami hadirkan dapat membantu mereka tumbuh lebih mandiri dan percaya diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari maupun mempersiapkan masa depan," ujar dia.
Selain mendukung kebutuhan terapi dan pengembangan keterampilan dasar, kemitraan ini juga diarahkan untuk membuka peluang kerja dan kemandirian ekonomi melalui Program Pelatihan Barista Inklusif. Sebanyak enam anak dengan down syndrome akan mengikuti pelatihan intensif selama tiga bulan untuk mempelajari keterampilan meracik kopi dan memahami operasional dasar kedai kopi.
Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan menjalani program magang di sejumlah coffee shop rekanan POTADS Bandung. Program ini diharapkan dapat memperluas akses mereka terhadap dunia kerja sekaligus membuka peluang rekrutmen bagi peserta yang menunjukkan kesiapan dan kecocokan selama masa magang.
Baca Juga: Pastikan CSR Berdampak, Komut Pertamina Tinjau Langsung Program KANG ILING
Baca Juga: Program CSR PLN EPI Group Ubah Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi di Gunungkidu
“Kami berharap inisiatif ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak untuk tumbuh mandiri, berpartisipasi aktif di masyarakat, dan memperoleh akses yang lebih luas terhadap dunia kerja,” ujar Rina Niawati selaku Pengawas POTADS Bandung.
Melalui rangkaian program ini, PT Lautan Luas Tbk berharap dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih inklusif, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkarya, dan mandiri.
Komitmen ini melengkapi berbagai program sosial Perusahaan lainnya yang secara konsisten dijalankan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Bettering Your World yang menjadi komitmen PT Lautan Luas Tbk termasuk dalam setiap inisiatif keberlanjutan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: