Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Hadapi Ancaman Modern! Prabowo Minta Perwira Baru TNI-Polri Kuasai AI dan Teknologi

        Hadapi Ancaman Modern! Prabowo Minta Perwira Baru TNI-Polri Kuasai AI dan Teknologi Kredit Foto: Youtube Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto meminta para perwira remaja TNI dan Polri tidak hanya mengandalkan kemampuan militer konvensional. Mereka juga diminta menguasai kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), teknologi siber, hingga bahasa asing untuk menghadapi ancaman keamanan yang terus berkembang.

        Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Menurutnya, generasi baru TNI dan Polri harus mampu beradaptasi dengan perubahan lanskap pertahanan global yang semakin kompleks.

        Prabowo menegaskan perkembangan teknologi telah mengubah bentuk ancaman terhadap suatu negara. Karena itu, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi kebutuhan utama bagi setiap perwira muda.

        "Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, kuasai kecerdasan buatan, sistem cyber, teknologi nirawak, dan bahasa asing," kata Prabowo dalam amanatnya.

        Presiden menilai para perwira merupakan garda terdepan yang akan menentukan masa depan pertahanan Indonesia. Oleh sebab itu, mereka dituntut terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjaga kedaulatan negara di tengah persaingan global.

        Prabowo mengingatkan ancaman terhadap Indonesia saat ini tidak lagi hanya berasal dari konflik bersenjata. Perang siber, perkembangan teknologi informasi, hingga kejahatan lintas negara menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi aparat pertahanan dan keamanan.

        Menurutnya, perubahan tersebut menuntut TNI dan Polri memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya disiplin dan berkarakter kuat, tetapi juga unggul dalam penguasaan teknologi modern.

        Selain kemampuan teknis, Prabowo menegaskan profesionalisme dan kepemimpinan tetap menjadi fondasi utama bagi setiap anggota TNI dan Polri dalam menjalankan tugas negara.

        "TNI dan Polri harus kuat. TNI dan Polri harus profesional. TNI dan Polri harus bersama-sama menjaga bangsa Indonesia," ujarnya.

        Baca Juga: Presiden Prabowo: Pangkat Perwira TNI-Polri adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat

        Dalam kesempatan yang sama, Prabowo melantik sebanyak 1.177 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi perwira remaja. Mereka terdiri atas 512 perwira TNI Angkatan Darat, 229 perwira TNI Angkatan Laut, 154 perwira TNI Angkatan Udara, serta 282 perwira Polri.

        Presiden juga menyematkan tanda pangkat kepada empat peraih Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik dari masing-masing akademi. Keempatnya ialah Calvin Tidar Sakti dari Akademi Militer, Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra dari Akademi Angkatan Laut, Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman dari Akademi Angkatan Udara, serta Harindra Arsandho Tegarbaja dari Akademi Kepolisian.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: