Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Saham FUTR Meroket 37,69% dalam Sepekan, BEI Awasi Pergerakannya

        Saham FUTR Meroket 37,69% dalam Sepekan, BEI Awasi Pergerakannya Kredit Foto: FUTR
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Lonjakan harga saham PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) dalam beberapa hari terakhir menjadi sorotan pasar. Pada penutupan perdagangan Kamis (6/8/2026), saham FUTR melesat 14,74% atau naik 46 poin ke level Rp358 per saham dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di Rp312 per saham.

        Secara akumulatif, saham FUTR telah menguat sekitar 37,69% dalam sepekan. Sejak penutupan perdagangan 29 Juli 2026 di level Rp260 per saham, harga saham perseroan telah bertambah 98 poin.

        Kenaikan yang terjadi dalam waktu relatif singkat membuat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati aktivitas perdagangan saham FUTR. Dalam periode tiga hari bursa, yakni 30 Juli hingga 3 Agustus 2026, harga saham perseroan tercatat telah melonjak hampir 27%.

        Direktur Futura Energi Global, E. Andy Chrisna memastikan tidak terdapat informasi atau kejadian material yang dapat memengaruhi nilai perusahaan maupun memicu lonjakan harga saham di pasar.

        "Perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas khusus dari pemegang saham tertentu yang berkaitan dengan kenaikan harga saham tersebut," kata dia dalam keterbukaan informasi BEI, seperti dikutip Jumat (7/8/2026).

        Meski demikian, dia mengungkapkan tengah mempersiapkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Salah satu agenda yang akan dibahas adalah penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sebagai bagian dari pengembangan lini usaha perseroan.

        "Selain itu, perseroan belum memiliki rencana aksi korporasi lain yang diperkirakan memberikan dampak material terhadap perdagangan saham dalam tiga bulan ke depan," ujar Andy.

        Aksi Borong Saham Bos FUTR

        Di sisi lain, sebelum saham mengalami reli kenaikan, Direktur Utama FUTR, Anggara Suryawan, lebih dulu melakukan aksi pembelian saham dalam jumlah besar.

        Berdasarkan keterbukaan informasi, Anggara mengakumulasi sebanyak 132,57 juta saham FUTR melalui tiga transaksi yang berlangsung pada 23, 27, dan 29 Juli 2026. Total nilai pembelian tersebut mencapai sekitar Rp33,89 miliar dengan harga transaksi berkisar Rp230 hingga Rp270 per saham.

        Baca Juga: OJK Kejar Aturan Demutualisasi BEI Rampung Pekan Kedua September 2026

        Baca Juga: OJK Tunjuk Alex Widi sebagai Calon Komisaris BEI, Tinggal Tunggu Persetujuan RUPSLB

        Baca Juga: Investor Wajib Tahu! BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA

        Rinciannya, pada 23 Juli 2026 Anggara membeli 47,57 juta saham senilai sekitar Rp10,94 miliar. Empat hari kemudian, tepatnya 27 Juli 2026, ia kembali mengakumulasi 65 juta saham dengan nilai sekitar Rp17,55 miliar. 

        Selanjutnya, pada 29 Juli 2026, Anggara menambah kepemilikannya melalui pembelian 20 juta saham senilai Rp5,4 miliar.

        Usai seluruh transaksi tersebut, Anggara sudah menguasai sekitar 132,57 juta saham FUTR atau setara dengan 2% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Sebelum melakukan aksi borong tersebut, Anggara tercatat belum memiliki kepemilikan saham di perseroan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: