Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Danantara Targetkan Telkom Jadi Strategic Holding pada 2027, Pangkas 34 Entitas

        Danantara Targetkan Telkom Jadi Strategic Holding pada 2027, Pangkas 34 Entitas Kredit Foto: Telkom
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menargetkan transformasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi strategic holding rampung pada 2027. Langkah utama yang ditempuh adalah menyederhanakan struktur grup melalui pengurangan 34 entitas usaha guna meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan daya saing perseroan.

        Agenda transformasi tersebut menjadi pembahasan dalam pertemuan Kepala Badan Pelaksana (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, dengan jajaran manajemen Telkom pada Kamis (6/8/2026). Pertemuan membahas pembentukan strategic holding, percepatan restrukturisasi entitas usaha, hingga pengembangan kepemimpinan di lingkungan perseroan.

        Dony mengatakan proses penyederhanaan struktur perusahaan terus berjalan sebagai bagian dari strategi jangka panjang Telkom untuk menciptakan organisasi yang lebih ramping dan fokus pada bisnis inti.

        "Kami menargetkan pembentukan strategic holding ini dapat diselesaikan sepenuhnya pada 2027. Saat ini proses streamlining terus berjalan dengan mengurangi 34 entitas dari total 67 entitas yang dikelola Telkom," ujar Dony dalam keterangan resminya, Jumat (7/8/2026).

        Saat ini Telkom memiliki 67 entitas dalam grup usahanya, yang terdiri atas 58 anak perusahaan dan sembilan perusahaan investasi minoritas yang bergerak di berbagai lini bisnis pendukung.

        Menurut Dony, penyederhanaan struktur tersebut diharapkan membuat koordinasi bisnis lebih efektif, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus mempercepat pengambilan keputusan di tengah dinamika industri digital yang terus berkembang.

        Selain restrukturisasi entitas, Danantara dan Telkom juga membahas penguatan kualitas kepemimpinan sebagai bagian dari transformasi organisasi. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perseroan.

        "Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendorong terciptanya nilai tambah yang berkelanjutan," kata Dony.

        Transformasi ini juga menjadi bagian dari strategi Danantara dalam meningkatkan daya saing BUMN melalui pembentukan struktur usaha yang lebih sederhana dan efisien.

        Baca Juga: Revenue Danantara Naik 400% dalam Setahun, Prabowo: Tetap Harus Diaudit

        Baca Juga: 274 Entitas BUMN Dipangkas, Pemerintah Targetkan Tersisa 250 Perusahaan

        Baca Juga: Bank BUMN Paling Jor-joran Kasih Pinjaman, OJK Beberkan Angkanya

        Dony menegaskan Telkom diarahkan menjadi perusahaan digital nasional yang lebih adaptif terhadap perubahan industri, memiliki operasional yang lebih efisien, serta mampu bersaing di tingkat global.

        "Melalui transformasi ini, kami terus mendorong Telkom menjadi perusahaan digital nasional yang lebih adaptif, efisien secara operasional, serta memiliki daya saing yang kuat di kancah global," tutupnya.

        Dengan penyederhanaan portofolio usaha, Telkom diharapkan memiliki struktur korporasi yang lebih sehat, fokus pada bisnis bernilai tinggi, serta lebih optimal dalam mendukung pengembangan ekosistem digital nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: