Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kerap Dikritik Pejabat hingga Dihujat di Medsos, Dedi Mulyadi Buka Suara

        Kerap Dikritik Pejabat hingga Dihujat di Medsos, Dedi Mulyadi Buka Suara Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons santai berbagai kritik, sindiran hingga hujatan yang ditujukan kepadanya di media sosial. Alih-alih mempermasalahkannya, Dedi justru menganggap kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tetap mawas diri.

        Melalui pernyataan yang disampaikan kepada publik, Dedi secara khusus menyapa para kreator konten yang kerap memberikan komentar terhadap dirinya di media sosial. Ia mengapresiasi kritik dan koreksi yang diberikan, bahkan meminta mereka tidak perlu meminta maaf atas kritik tersebut.

        “Terima kasih telah mengingatkan dan mengoreksi. Semoga itu menjadi panduan bagi hidup saya untuk tetap mawas diri,” ujar Dedi.

        Dedi mengatakan dirinya sudah terbiasa menghadapi berbagai bentuk kritik selama menjalani karier di dunia politik dan pemerintahan. Menurutnya, seorang pemimpin yang aktif di media sosial harus siap menerima konsekuensi berupa sorotan publik.

        Ia menyebut kritik yang diterimanya tidak selalu berupa masukan. Ada pula sindiran, cacian, hinaan, hingga tudingan yang menurutnya sudah mengarah pada fitnah.

        “Saya sudah terbiasa dengan berbagai sindiran, cacian, hinaan, bahkan sampai menuju ke arah fitnah. Karena itu risiko seorang pemimpin yang eksis di media sosial. Jadi harus siap dengan berbagai konsekuensi,” katanya.

        Bagi Dedi, berbagai respons publik tersebut merupakan bagian dari konsekuensi ketika seorang pemimpin memilih untuk hadir dan berinteraksi di ruang digital.

        Dalam pesannya, Dedi juga menegaskan bahwa dirinya tidak berubah sejak awal terjun ke dunia politik hingga kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

        Ia menyebut pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten, Wakil Bupati, Bupati, anggota DPR RI, hingga kemudian menjadi Gubernur Jawa Barat. Meski telah menduduki sejumlah jabatan publik, Dedi mengatakan prinsip dan sikap hidupnya tetap sama.

        “Saya tidak pernah berubah begini saja,” ujar Dedi.

        Dengan nada bercanda, Dedi mengatakan hanya ada satu hal yang berubah dalam kehidupannya, yakni status pernikahan.

        “Yang berubah hanya satu, dulu punya istri, sekarang enggak. Itu saja,” ucapnya sambil berkelakar.

        Baca Juga: Jabar Tunda Pinjaman Rp3,4 Triliun, Dedi Mulyadi: Tunggu Dana Bagi Hasil Pusat

        Dedi kemudian mengajak para kreator konten dan masyarakat untuk tetap sehat serta terus berkarya secara kreatif. Ia juga berharap media sosial dapat dimanfaatkan secara positif untuk kepentingan bersama.

        Menurut Dedi, kehidupan di media sosial merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat dan bernegara sehingga perlu dijalani dengan baik.

        “Selamat ya, kita sekarang berteman. Semoga abang-abang semua dalam keadaan sehat dan terus kreatif demi kebaikan kita dalam menjalankan hidup, baik bermedia sosial, bermasyarakat maupun bernegara,” pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: