Kredit Foto: Azka Elfriza
Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) belum mengonfirmasi agenda Presiden Prabowo Subianto di DPR maupun rencana pertemuan lanjutan dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Kepala Bakom Muhammad Qodari mengatakan pengaturan jadwal Presiden bukan menjadi kewenangan Bakom. Karena itu, informasi mengenai agenda Presiden perlu dikonfirmasi kepada pihak yang menangani jadwal tersebut, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
“Ringkas saja, pertama pengaturan jadwal Bapak Presiden tidak dilakukan di tempat ini. Jadi untuk itu kami akan konfirmasi kepada sumbernya, mungkin kepada Pak Mensesneg, Pak Prasetyo Hadi,” kata Qodari dalam konferensi pers Update PHTC/Program Prioritas serta Capaian dan Transformasi Layanan Kesehatan Nasional, Rabu (30/9/2026).
Sebelumnya, Prabowo dan Megawati dikabarkan akan kembali bertemu pada 17 Oktober 2026, bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Prabowo. Namun, Qodari belum dapat mengonfirmasi tanggal tersebut karena agenda kedua tokoh masih perlu disesuaikan.
“Yang kedua mengenai pertemuan berikutnya, kita tunggu saja kabar selanjutnya. Tentunya menyesuaikan dengan kegiatan dan kesibukan dari Bapak Presiden dan Bu Megawati,” ujarnya.
Baca Juga: Teringat Masa Lalu, Nasi Goreng Jadi Sinyal Megawati Gabung Koalisi Prabowo-Gibran?
Baca Juga: Depan Prabowo, Megawati Tegaskan Masih Akan di Luar Koalisi
Qodari mengatakan komunikasi antarpemimpin dalam suasana yang positif penting dilakukan. Menurut dia, pertemuan antartokoh bangsa selain menjadi sarana silaturahmi juga dapat menjadi bagian dari komunikasi untuk membahas persoalan yang dihadapi Indonesia.
“Silaturahim dapat berjalan dengan lancar, dan Bapak Presiden sudah menyampaikan berkali-kali bahwa masalah bangsa kita akan bisa diselesaikan kalau para pemimpin saling bisa berkomunikasi dan kompak dalam silaturahim,” kata Qodari.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: