Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Premi Asuransi Jiwa Kumpulan Tumbuh 11%, Korporasi Masih Jadi Pasar Potensial

        Premi Asuransi Jiwa Kumpulan Tumbuh 11%, Korporasi Masih Jadi Pasar Potensial Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kebutuhan perlindungan karyawan masih membuka peluang bagi perusahaan asuransi jiwa untuk mengembangkan bisnis melalui korporasi.

        Melihat dari data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), premi kanal kumpulan tumbuh 11% secara tahunan (yoy) pada semester I-2026, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan total premi asuransi jiwa sebesar 8%.

        Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan bahwa berdasarkan data Agustus 2026, OJK memcatatkan pendapatan premi produksi baru segmen kumpulan tercatat sebesar Rp14,40 triliun. Sementara, premi produksi baru dari segmen perorangan mencapai Rp28,88 triliun.

        “Data tersebut menunjukkan bahwa segmen kumpulan tetap berperan penting dalam akuisisi bisnis baru, terutama melalui penyediaan perlindungan bagi karyawan, sedangkan segmen perorangan memiliki kontribusi lebih besar terhadap premi lanjutan,” kata Ogi dalam lembar jawaban tertulis, Selasa (3/11/2026).

        Pada kategori premi lanjutan, segmen perorangan mencatatkan pendapatan sebesar Rp33,86 triliun, sedangkan segmen kumpulan mencapai Rp6,63 triliun. Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa kontribusi kedua kanal memiliki karakteristik berbeda dalam pembentukan pendapatan premi industri asuransi jiwa.

        OJK, kata Ogi, melihat bahwa segmen perorangan maupun kumpulan masih memiliki ruang pertumbuhan.

        “OJK memandang kedua segmen masih memiliki prospek pertumbuhan, termasuk melalui pengembangan produk kumpulan yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, seperti manfaat kesehatan dan perlindungan karyawan,” ucapnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: