Kredit Foto: Antara/Akbar N Gumay
"Perlu diperhatikan, daerah-daerah dengan risiko tinggi ada 18 kabupaten/kota yang berpindah pada pekan terakhir menjadi risiko sedang, jadi ini perbaikan. Tapi di saat yang bersamaan ada daerah risiko rendah yang naik ke risiko sedang sebanyak 49 kabupaten/kota.” kata Wiku.
Wiku menyebutkan zona risiko sedang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Pada 12 - 19 Juli 2020, zona risiko sedang sebanyak 32,8 persen, kemudian naik ke 35,99 persen pada pekan 19 - 26 Juli 2020, selanjutnya meningkat ke 43 persen pada 26 Juli - 2 Agustus 2020, lalu ke 43,19 persen pada 2 - 9 Agustus, dan pada pekan 9 - 16 Agustus jumlahnya sebanyak 46,11 persen.
“Risiko tinggi zona merah menurun itu baik, tapi kalau daerah tidak terdampak ini juga (jumlahnya) menurun itu jadi tanda yang kurang baik dan terutama untuk daerah oranye perlu jadi perhatian bersama karena terus meningkat,” ujar Wiku.
Wiku menjelaskan hingga Selasa (18/8), jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia terus meningkat. Per hari ini terdapat penambahan 1.673 kasus terkonfirmasi sehingga total menjadi 143.043 kasus pasien positif COVID-19, dengan 96.306 pasien telah sembuh dan 6.277 kasus pasien meninggal dunia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: