Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Lawan Covid-19, Dokter Reisa Ingatkan Gerakan Semua Wajib Pakai Masker

Lawan Covid-19, Dokter Reisa Ingatkan Gerakan Semua Wajib Pakai Masker Kredit Foto: Instagram/Reisa Broto Asmoro
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gerakan Semua Wajib Pakai Masker yang diserukan oleh Presiden Joko Widodo  beberapa waktu lalu adalah seruan universal yang dapat kita temukan di seluruh penjuru dunia, menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Dokter Reisa Broto Asmoro.

“Di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, seruan tersebut dikenal dengan ‘Universal Masking’. Maknanya, semua orang wajib memakai masker,” ujar Dokter Reisa seperti dikutip covid19.go.id di Jakarta, Sabtu (7/8/2021).  

Universal Masking dianjurkan karena terbukti dapat memperlambat penyebaran COVID-19. Dokter Reisa menyebut bahwa penelitian Dokter Derek Chu dan koleganya yang diterbitkan pada 1 juni 2020 tahun lalu menyatakan risiko tertular percikan air atau yang kita kenal sebagai droplet dari orang lain dan masuk ke mulut atau hidung kita turun 45% dengan memakai masker kain. Baca Juga: Jangan Sampai Terlambat! Penanganan Dini Penting bagi Pasien Covid-19

“Dan apabila memakai masker bedah, risiko makin turun ke tingkat 70%. Terbukti efektif kan?” terang Dokter Reisa yang juga Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Pemerintah Republik Indonesia.

Dalam rangka melawan varian Delta yang lebih mudah dan cepat menular, maka pemerintah sudah melakukan peningkatan upaya melindungi diri dari penularan Covid-19. Salah satunya adalah dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai upaya menurunkan mobilitas dan menekan kontak antara orang dengan orang. 

Bersamaan dengan PPKM, Pemerintah Indonesia juga menyarakan dimulainya kebiasaan memakai dua atau pakai masker ganda (double masking). Pemakaian masker dobel ini artinya memadukan masker bedah dilapisi dengan masker kain.

“Gunanya? Filtrasi atau daya saring masker akan semakin tinggi/ Penelitian Dr. Emily Sickbert Bennet dkk, membuktikan filtrasi masker dobel naik diatas 80%,” ujar Dokter Reisa. Baca Juga: Jateng Laporkan Kasus Baru dan Kematian COVID-19 Terbesar Hari Ini

Dokter Reisa juga menambahkan bahwa penelitian penggunaaan masker kain dan masker medis secara bersamaan juga di konfirmasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC di Amerika Serikat. Lembaga yang berpusat di Atlanta tersebut melakukan eksperimen untuk mencari cara meningkatkan efektivitas pemakaian masker medis, termasuk memasang masker kain di atas masker medis.

Editor: Fajar Sulaiman

Bagikan Artikel:

Video Pilihan