Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

25 Tahun Berdiri, Dana Kelolaan MAMI Tumbuh 52% jadi Rp104,7 Triliun

25 Tahun Berdiri, Dana Kelolaan MAMI Tumbuh 52% jadi Rp104,7 Triliun Kredit Foto: Fajar Sulaiman
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) berhasil mempertahankan posisinya sebagai sebagai salah satu perusahaan manajer investasi terbaik, terpercaya, dan terbesar di Indonesia selama 25 tahun di industri reksa dana Indonesia.

Presiden Direktur MAMI Afifa mengatakan, MAMI hadir di Indonesia pada tahun 1996, satu tahun setelah reksa dana mulai dikenal di Indonesia. Di usianya yang ke-25 tahun, MAMI semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu perusahaan manajer investasi terbesar di Indonesia dan akan terus berinovasi serta beradaptasi untuk memberikan solusi investasi dan layanan terbaik bagi masyarakat di Indonesia.

Dalam perjalanannya selama 25 tahun, MAMI telah melewati berbagai tantangan, seperti krisis keuangan Asia di tahun 1997, krisis keuangan global pada 2007-2008, dan krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

“Di tengah hantaman krisis kesehatan dan ekonomi global di tahun 2020, total AUM (dana kelolaan) MAMI mencatatkan pertumbuhan yang kuat, sebesar 30% hingga mencapai Rp 97,2 triliun pada akhir 2020. Sementara pada semester pertama tahun 2021 ini, total AUM MAMI tercatat tumbuh sebesar 8% menjadi Rp 104,7 triliun pada akhir Juni 2021,” ujar Afifa dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Hingga akhir Juni 2021, MAMI dipercaya oleh lebih dari 1,1 juta investor Indonesia untuk mengelola dana sebesar total Rp 104,7 triliun dalam 28 produk reksa dana dan 40 mandat investasi.  Pada Akhir Juni 2021, Total AUM MAMI tercatat tumbuh sebesar 52% (yoy) bila dibandingkan periode yang sama di tahun 2020.

Mengutip data OJK per akhir Juni 2021, MAMI menempati peringkat pertama diantara perusahaan manajer investasi di Indonesia dalam hal AUM reksa dana (Rp 56,6 triliun). Secara persentase, AUM reksa dana MAMI mengalami pertumbuhan sebesar 93% dalam periode setahun (30 Juni 2020 – 30 Juni 2021), jauh melampaui pertumbuhan industri. yang sebesar 11% pada periode yang sama.

Data OJK juga menunjukkan bahwa MAMI berada di peringkat teratas pada kategori AUM reksa dana pendapatan tetap (Rp 23,6 triliun) dan AUM reksa dana syariah (Rp 8,2 triliun).

MAMI juga menjadi pelopor yang telah menancapkan beberapa tonggak sejarah di industri reksa dana Indonesia. “Kami konsisten melakukan berbagai inovasi untuk memberikan solusi investasi terbaik dan layanan berkualitas. Pada April 2016, MAMI menjadi pelopor dalam penerapan pembukaan rekening dan transaksi reksa dana secara fully online yang pertama di Indonesia melalui peluncuran klikMAMI.com. Dengan hadirnya inovasi ini, pembukaan rekening dan transaksi investasi reksa dana dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja tanpa perlu mengunjungi kantor manajer investasi ataupun APERD untuk penandatanganan formulir. Di tahun 2019, MAMI memelopori penerapan multi share class pada produk reksa dana di Indonesia,” ujar Afifa.

Lebih lanjut Afifa mengatakan bahwa edukasi finansial dan kemudahan akses bagi masyarakat investor ke produk reksa dana merupakan dua hal utama untuk memajukan industri reksa dana.

"Maka, di tahun 2001 MAMI menjalin kerja sama pemasaran reksa dana dengan salah satu satu institusi perbankan. Hingga saat ini MAMI telah bekerja sama dengan 32 mitra distribusi yang terdiri dari 20 bank dan 12 non-bank," tuturnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman

Bagikan Artikel: