Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tak Perlu Khawatir untuk Mengonsumsi Karbohidrat Setelah Olahraga, Hal Ini karena...

Tak Perlu Khawatir untuk Mengonsumsi Karbohidrat Setelah Olahraga, Hal Ini karena... Kredit Foto: Unsplash/Derick McKinney
Warta Ekonomi -

Ubi jalar, oatmeal, beras merah, dan quinoa tidak hanya lezat tetapi juga sehat. Kaya akan karbohidrat, makanan ini dapat memberi kekuatan pada latihan Anda dan memberikan energi yang stabil sepanjang hari. 

Itu sebabnya National Academy of Sports Medicine (NASM) dan organisasi lain merekomendasikan untuk mengisi karbohidrat sebelum berolahraga.

Dikutip dari Journal of International Society of Sports Nutrition (JISSN), Aktivitas fisik, terutama latihan kekuatan dan latihan aerobik intensitas tinggi, menghabiskan simpanan glikogen dalam tubuh. Tidak heran hal ini pun membuat anda kelelahan, kekuatan berkurang, dan daya tahan menurun. 

Baca Juga: Duh Waduh… Ini Alasan Mengapa Mi Instan Tidak Baik untuk Penderita Diabetes

Bila anda kemudian menunda-nunda untuk mengonsumsi makanan, maka kondisi tubuh akan menurun dalam jangka panjang. Oleh karena itu karbohidrat pasca-latihan memiliki peran untuk mengisi kembali simpanan glikogen dan mempercepat pemulihan tubuh. 

Karbohidrat juga mampu mengurangi kerusakan otot dan meningkatkan kinerja olahraga. Lebih baik lagi, konsumsilah bersama dengan sumber protein, seperti unggas, daging sapi tanpa lemak, atau telur. Kombinasi ini dapat meningkatkan komposisi tubuh dan kekuatan otot.

Baca Juga: Terungkap! Apakah Leher yang Menghitam Selalu Mengindikasikan Diabetes?

Asosiasi Ilmu Olahraga Internasional merekomendasikan makan makanan tinggi karbohidrat selama 60 menit pertama pasca-latihan. Penuhi karbohidrat kompleks, seperti ubi jalar atau pasta utuh, sebelum berolahraga dan beralihlah ke karbohidrat sederhana setelah Anda selesai berolahraga. 

Jika Anda kekurangan waktu, makanlah protein bar setelah berolahraga. Susu cokelat rendah lemak dan smoothie juga merupakan pilihan yang bagus, kata American Academy of Nutrition and Dietetics. Ini juga saat yang tepat untuk minum protein shake dengan madu, pisang tumbuk, atau beri.

Baca Juga: Waduh! Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Jamu Beras Kencur? Ternyata Oh Ternyata…

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan