Dinilai Sudah Sangat Murah, Pemerintah Gak Akan Subsidi Tarif Tes PCR

Dinilai Sudah Sangat Murah, Pemerintah Gak Akan Subsidi Tarif Tes PCR Kredit Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya

Pemerintah memastikan tidak ada rencana mensubsidi tes Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Tarif tes PCR paling tinggi Rp 300 ribu sudah sangat murah.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menegaskan, harga tes PCR tak perlu disubsidi negara. Harga tes PCR saat ini sudah sangat murah.

“Harga kita sudah murah, sudah menyesuaikan dengan kondisi saat ini,” jelas Nadia.

Apalagi, kata Nadia, saat ini sudah banyak maskapai penerbangan yang bundling harga tiket pesawat dengan harga tes PCR . Dan harganya juga sudah sangat murah.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menambahkan, pemerintah tidak ada rencana mensubsidi harga PCR .

“Harga diturunkan ke Rp 300 ribu itu mungkin masuk 10 persen kuartal yang paling murah, dibandingkan dengan harga-harga PCR di airport di dunia,” ujar Budi belum lama ini.

Netizen setuju harga tes PCR tidak perlu disubsidi pemerintah.

“Setelah diturunkan Presiden Jokowi, harga tes PCR di Indonesia saat ini paling murah di ASEAN,” ujar @matamilenial.

Menurut @Exe_crowd, di Asia Tenggara hanya Indonesia paling murah harga tes PCR -nya. Dia bilang, harga tes PCR di Thailand masih Rp 1 juta, kemudian Vietnam dan Filipina masih Rp 500 ribu.

“Padahal, biaya hidup dan gaji di negara-negara tersebut lebih murah dari Indonesia,” ujarnya.

Akun @cobsunkyunyu mengatakan, harga tes PCR sekarang bisa murah karena sudah tidak dikenakan pajak lagi oleh negara. Dulu, komponen tes PCR yang diimpor dikenakan pajak impor dengan tarif yang sangat besar.

“Mantap. Sekarang semakin murah untuk tes PCR. Jadi Kita nggak perlu lagi ngeluarin banyak uang buat biaya untuk tes,” ucap @Syahdu711.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini