Haikal Hassan Digarap Polisi, Pengacara Habib Rizieq Buka Suara

Haikal Hassan Digarap Polisi, Pengacara Habib Rizieq Buka Suara Kredit Foto: Instagram/Haikal Hassan

Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar menanggapi terkait pemanggilan Polda Metro Jaya terhadap Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Ustaz Haikal Hassan atas laporan penyebaran berita bohong pada Sabtu (26/11/2021).

Menurutnya, pemanggilan ini sebagai upaya membungkam pihak yang dianggap menentang pemerintah. Karena itu, pemanggilan tersebut sangat disayangkan.

"Kami sayangkan hal yang diduga sepele dan subjektif itu dijadikan objek pelaporan," ujar Aziz Yanuar dikutip dari JPNN.

Baca Juga: Perkara Mimpi Bertemu Rasul, Haikal Hassan Bakal Diperiksa Penyidik

Dia juga menganggap dugaan penyebaran berita bohong soal mimpi bertemu Rasulullah tak perlu dilanjutkan ke proses hukum.

"Terkesan mudah sekali pemidanaan yang harusnya jadi ultimum remedium. Namun, kini jadi alat diduga untuk membungkam," tuturnya.

Seperti diketahui, Haikal Hassan atau biasa disapa Babe Haikal menjadi terlapor di kepolisian terkait pengakuannya tentang mimpi bertemu Rasulullah.

Husein Shihab selaku pihak yang melaporkan Haikal menyebut sekretaris jenderal Habib Rizieq Shihab (HRS) Center itu telah menyampaikan narasi membahayakan.

Menurut Husein, laporannya didasari dugaan bahwa Babe Haikal telah menyebarkan berita bohong. Dia menilai Haikal Hassan berupaya menggiring opini masyarakat untuk membenarkan tindakan laskar FPI melawan aparat negara.

Laporan Husein ke polisi telah teregister di Polda Metro Jaya dengan nomor TBL/7433/XII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.

Baca Juga: Ceramahi Babe Haikal, Ferdinand: Silakan Orang Arab Jadi Presiden di Surga, Bukan di Indonesia!

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini