Kredit Foto: Kemenkominfo
Kelima, pada hari yang sama beredar juga hoaks di media sosial bahwa varian baru Omicron telah dijadwalkan oleh WHO melalui tabel abjad Omicron dengan keterangan bulan Mei 2022.
Keenam, pada 5 Desember, disinformasi video yang berisikan kumpulan atlet yang jatuh pingsan, dikaitkan dengan efek vaksin COVID-19 membuat masalah jantung atau miokarditis pada olahragawan.
Dengan ditemukannya varian baru yang perlu mendapatkan perhatian seperti Omicron, Dedy menekankan pentingnya mewaspadai kabar bohong yang beredar terutama terkait virus tersebut. Karena itu selain mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, taat protokol kesehatan, mengikuti kebijakan yang berlaku, dan menggencarkan vaksinasi untuk menekan risiko persebaran COVID-19, Dedy mengimbau untuk menghentikan persebaran hoaks.
“Mari semakin cerdas dalam memilah informasi agar angka persebaran COVID-19 terus menurun,
menuju aktivitas yang lebih aman dan produktif,” ajaknya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement