Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mahfud MD Sebut Masyarakat Senang FPI Dibubarkan, Fadli Zon Blak-blakan: Coba Aja di Polling...

Mahfud MD Sebut Masyarakat Senang FPI Dibubarkan, Fadli Zon Blak-blakan: Coba Aja di Polling... Kredit Foto: Screenshot video di akun Twitter Fadli Zon
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anggota DPR RI Komisi I Fadli Zon memberi tanggapan terkait pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD soal pembubaran FPI.

Mahfud MD sebelumnya mengatakan bahwa masyarakat lebih senang setelah FPI dibubarkan.

Dirinya juga mengeklaim iklim politik lebih stabil tanpa organisasi yang dipimpin Habib Rizieq Shihab tersebut.

"Soal masyarakat lebih senang FPI dibubarkan, coba aja di polling," ujar Fadli Zon kepada GenPI.co, Senin (27/12).

Tidak hanya itu, Fadli Zon juga menanggapi soal demokrasi di Indonesia jika FPI dibubarkan.

"Nyatanya indeks demokrasi kita semakin turun," ucapnya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Makin "Perkasa", Prabowo Masih Punya Asa, Eh Puan Maharani Bagaimana? Ya Ampun...

Di lain kesempatan, Fadli juga sempat membahas soal Indonesia mengalami penurunan demokrasi. 

Terlebih lagi, menurutnya ada tendensi islamophobia yang cukup besar dengan istilah-istilah seperti radikalisme. 

"Bahkan, terorisme juga dianggap sedang melakukan akumulasi kekuasaan," ujar Fadli Zon.

Selain itu, Fadli Zon juga mengatakan bahwa pengkritik kekuasaan berpotensi tertuduh sebagai jaringan teroris.

"Mereka yang dianggap tidak sesuai dengan sikap pemerintah bisa saja sewaktu-waktu dituduh dengan berbagai alasan ikut dalam aktivitas terorisme," katanya.

Menurut Fadli, hal tersebut sangat berbahya dan berpotensi memberangus demokrasi di tanah air. 

"Tentunya, hal ini juga akan menyebabkan turunnya kenyamanan masyarakat yang dijamin oleh konstitusi," tandasnya.(*)

Baca Juga: Masyarakat Disebut Senang Setelah FPI Bubar, Christ Wamea: Hanya yang Berpaham Komunis yang Senang!

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan