Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Soroti Demo 11 April, Partai Buruh: Kami Minta 3 Menteri yang Buat Gaduh Dicopot!

Soroti Demo 11 April, Partai Buruh: Kami Minta 3 Menteri yang Buat Gaduh Dicopot! Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Partai Buruh Said Iqbal turut menyoroti aksi demo 11 April oleh BEM SI yang menuntut agar pemilu tetap berlangsung sesuai demokrasi.

Said Iqbal menuntut Presiden Jokowi agar memecat menteri yang dianggap membuat gaduh hingga timbul aksi dari para mahasiswa.

"Kami minta dicopot tiga menteri yang berbuat gaduh dan membahayakan demokrasi serta membajak konstitusi. Itu mengancam kedaulatan rakyat," ujar Said Iqbal di Jakarta Timur, Selasa (12/4/2022).

Baca Juga: Partai Buruh Resmi Terdaftar Kemenkumham, Said Iqbal Ungkap Ambisi Besar Selanjutnya: Lolos...

Dia menjelaskan ketiga menteri itu ialah Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Sebab, menteri itu dianggap memiliki tujuan untuk merusak demokrasi dengan melontarkan isu penundaan Pemilu 2024.

"Kami juga meminta Presiden Jokowi agar kembali memberi pernyataan resmi tentang menolak wacana tiga periode," jelasnya.

Selain itu, Said Iqbal mengingatkan janji Presiden Jokowi soal pelaksanaan pemilu akan berlangsung pada 14 Februari 2022 benar terjadi.

Baca Juga: Permintaan Said Iqbal Nggak Main-main ke Jokowi: Kami Minta Pecat Menteri...

Menurutnya, jika hal itu tidak terjadi, pihaknya bersama Konfederasi Serikat Buruh akan mengorganisir kekuatan masyarakat untuk melakukan aksi penolakan.

"Partai Buruh dan organisasi mahasiswa ingin memastikan janji Presiden benar-benar terwujud," imbuhnya.

Dengan demikian, Said Iqbal meminta Presiden Jokowi agar lebih tegas menindak para menteri itu yang dianggap merusak demokrasi dengan melontarkan wacana pemilu ditunda.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Ayu Almas

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan