Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kedubes Inggris Kibarkan Bendera dan Dukung LGBT, GMPI: Gak Hormati Ideologi Indonesia!

Kedubes Inggris Kibarkan Bendera dan Dukung LGBT, GMPI: Gak Hormati Ideologi Indonesia! Kredit Foto: Reuters/Gleb Garanich
Warta Ekonomi, Jakarta -

Heboh kedutaan besar (Kedubes) Inggris di Jakarta mengibarkan bendera pelangi yang menjadi simbol untuk gerakan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Pengibaran bendera LGBT di langit Jakarta ini pun menuai pro dan kontra. Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) dengan tegas menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan Kedubes Inggris tidak hormati nilai-nilai di Indonesia.

Baca Juga: Kecam Keras Kedubes Inggris, Muhammadiyah: LGBT Itu Bukan Hak Asasi Manusia, Perilaku Menyimpang!

"Tindakan Kedubes Inggris yang mengibarkan bendera LGBT tersebut adalah bagian dari tidak menghormati Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia," kata Ketua PP GMPI Bidang Media dan Infokom M. Samsul Arifin mengutip dari Antara.

Menurut dia, sila pertama Pancasila menyebutkan ketuhanan Yang Maha Esa. Sila itu menekankan nilai-nilai agama.

"Tidak ada satu pun agama dari enam agama yang diakui Indonesia yang mendukung praktik LGBT, termasuk agama Islam yang merupakan mayoritas. Al-Qur'an sebagai kitab suci umat Islam hanya menyebut dua jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan," katanya.

Sila kedua Pancasila, lanjut dia, menyatakan kemanusiaan yang adil dan beradab. Korelasinya, yakni praktik LGBT bukanlah hak asasi manusia, melainkan perilaku menyimpang yang perlu diobati.

Baca Juga: Pencekalan Berbuntut Demo, Begini Deretan Prahara UAS Ditolak Singapura

"Praktik LGBT bisa berdampak pada punahnya umat manusia jika terus dibiarkan begitu saja. Tidak mungkin laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan akan melahirkan keturunan," katanya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan