Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dukung Program Pemda, Mendagri Minta Kepala Daerah Libatkan TP PKK

Dukung Program Pemda, Mendagri Minta Kepala Daerah Libatkan TP PKK Kredit Foto: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) merupakan sebuah organisasi besar yang mampu menyentuh hingga tingkat keluarga. Organisasi tersebut perlu diberdayakan agar mampu berkinerja maksimal. Karena itu, kepala daerah diminta memerintahkan jajarannya agar melibatkan TP PKK dalam menjalankan program kerjanya.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat acara Pelantikan Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat yang berlangsung secara hybrid di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Senin (30/5/2022).

Baca Juga: Mendagri Turut Doakan agar Anak Ridwan Kamil Ditemukan dalam Keadaan Sehat

"Rekan-rekan kepala daerah menugaskan kepada kepala dinas untuk mengikutsertakan di dalam programnya (dengan melibatkan) PKK," kata Mendagri.

Pelibatan tersebut merupakan sebagai bentuk dukungan terhadap TP PKK agar tetap berjalan. Hal ini mengingat anggaran yang dimiliki TP PKK nyaris tidak ada. Mendagri mengatakan, tidak ada organisasi yang mampu bertahan tanpa adanya dukungan anggaran.

Mendagri menuturkan, TP PKK telah banyak mendukung program pemerintah. Hal itu seperti membagikan masker dan mengampanyekan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Dukungan lainnya, lanjut Mendagri, dapat dilakukan pemerintah daerah dengan memberikan anggaran hibah kepada TP PKK. Meski begitu, pemberian hibah tersebut perlu didampingi dalam hal pelaporan penggunaan anggarannya agar tak menjadi keliru dan berujung ke permasalahan hukum.

"Oleh karena itu, buat ada anggota (atau) didampingi personel yang paham tentang membuat pertanggungjawaban anggaran," ujarnya.

Mendagri juga mengimbau kepala daerah agar mendorong para perusahaan di daerah memberikan anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung program TP PKK. Mendagri menegaskan, CSR merupakan anggaran yang wajib disisihkan perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

Adapun Penjabat Ketua TP PKK di 5 Provinsi yang dilantik tersebut adalah Penjabat Ketua TP PKK Kepulauan Bangka Belitung Sri Utami Soedarsono, Penjabat Ketua TP PKK Banten Tine K. Al Muktabar, Penjabat Ketua TP PKK Gorontalo Gamaria Purnamawati Hendra Noer, Penjabat Ketua TP PKK Sulawesi Barat Yulia Zubir Akmal, dan Penjabat Ketua TP PKK Papua Barat Roma MP Waterpauw.

Baca Juga: Meriahkan Bulan Bahasa Bali V, Desa Dangin Puri Kangin Gelar Berbagai Lomba

Penulis: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel: