Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pentingnya Miliki Kompetensi Dasar Terkait Keamanan Digital

Pentingnya Miliki Kompetensi Dasar Terkait Keamanan Digital Kredit Foto: Unsplash/Josh Felise
Warta Ekonomi, Jakarta -

We Are Social mencatat peningkatan jumlah pengguna internet saat ini yang sudah mencapai 204,7 juta orang, setara dengan 73,7% dari total populasi penduduk Indonesia. Masyarakat makin nyaman dengan segala sesuatunya yang serba digital. Namun, perlu diwaspadai oknum-oknum yang memanfaatkan digital untuk penipuan hingga pencurian akun.

"Pengguna harus melindungi dirinya dengan memahami keamanan digital. Selain itu, pengguna harus merasa aman dulu di dunia digital baru bisa memanfaatkan fungsi ekonomi, hiburan, sosial," kata Head of Creative Visual Brand Hello Monday Morning, Andry Hamida, saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (8/8/2022), dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta.

Baca Juga: Hindari Posting Hal Ini, Demi Aman di Internet dan Media Sosial!

Pengguna internet Indonesia perlu memiliki kompetensi dasar terkait keamanan digital agar bisa menghalau dampak negatif internet dengan mengetahui dan memahami mengenai keamanan hardware dan software. Begitu juga pengetahuan tentang bagaimana mengamankan identitas digital dan mewaspadai penipuan digital.

Dalam bermedia sosial, pengguna juga harus menjaga rekam jejak digital dengan tidak mengunggah sembarangan informasi data pribadi. Bagi para orang tua, keamanan digital anak juga tidak boleh disepelekan sebab mereka pun memiliki hak-hak digital.

Untuk mengamankan perangkat digital pengguna perlu menggunakan password yang tidak mudah ditebak dan rutin untuk diganti. Kemudian mengamankan identitas digital seperti tanggal lahir, nama lengkap yang sebaiknya orang lain tidak ketahui melalui media sosial. Waspadai penipuan digital dengan lebih teliti saat berbelanja online dan memilih marketplace terpercaya, serta memahami keamanan digital anak dengan tidak menyebarkan informasi pribadi anak.

Di samping itu, meski tampak sepele, mengunggah informasi keseharian di media sosial juga bisa memicu peretasan data pribadi. Biasanya, penipu mendapatkan data diri seseorang sedikit demi sedikit hingga menjadi sebuah kesatuan utuh yang bisa digunakan untuk menipu, mencuri, atau dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya.

Misalnya awalnya mendapatkan nama lengkap, kemudian lain waktu mendapatkan informasi tanggal lahir. Biasanya pencurian data juga mendapatkannya secara tidak langsung di media sosial korban dan secara langsung dengan penyamaran. Sebabnya, pengguna media sosial harus hati-hati dalam menggunggah terkait informasi pribadi dirinya.

Merespons perkembangan Teknologi Informasi Komputer (TIK), Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital: Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Lumajang, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya, antara lain Head of Creative Visual Brand Hello Monday Morning, Andry Hamida; Kabid Program dan APTIKA RTIK Indonesia, Selamet; seorang Key Opinion Leader (KOL) Public Figure, Fanny Febriana. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun instagram @Siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.

Baca Juga: Febri Diansyah Akhirnya Masuk Jadi Tim Kuasa Hukum, Sambo Disebut Bisa Hipnotis: Ini Membuat Rusak Lagi

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: