Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kemenko Marves dan Praktisi Dorong Pembentukan Konsorsium Kedaulatan Digital di Bawah Laut

Kemenko Marves dan Praktisi Dorong Pembentukan Konsorsium Kedaulatan Digital di Bawah Laut Kredit Foto: Kemenko Marves
Warta Ekonomi, Jakarta -

Komandan Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal), Laksamana Madya (Laksdya) TNI Nurhidayat, mengungkapkan kedaulatan digital di laut Indonesia sangat penting dikelola dengan baik.

Laksdya Nurhidayat, yang juga merupakan Ketua Tim Nasional Penataan Alur Pipa dan Kabel Bawah Laut, menjelaskan ruang bawah laut Indonesia terkait penataan pipa dan kabel bawah laut ini harus dikelola dengan baik, mengingat luasnya wilayah Indonesia dan besarnya potensi ekonomi di dalamnya.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Produk Kelautan dan Perikanan, Kemenko Marves Terus Dorong Kompetensi Petugas

"Indonesia mempunyai ruang laut yang luas dan unik sehingga harus ditata sedemikian rupa," ungkap Laksdya Nurhidayat, pada acara Talkshow bertajuk 'Kedaulatan Digital di Laut Indonesia' di Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Dalam hal ini, tercatat Value Statistik Indek keekonomian digital tahun 2021 telah melahirkan nilai USD70 miliar dan akan diproyeksikan meningkat lima kali di tahun 2030.

Baca Juga: Di HUT Ke-77, Pengamat Serukan Dukung TNI AL Membangun Kejayaan Maritim NKRI

Sementara itu, Asisten Deputi Pengelolaan Ruang Laut dan Pesisir, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves), Muh Rasman Manafi, mengungkapkan pemanfaatan ruang laut sebagai sarana pendukung fasilitas digital harus ditata, agar dapat digunakan secara optimal dengan membuat peta tata ruang bawah laut yang baik dan terbaharui secara berkala.

"Jadi yang namanya memanfaatkan ruang laut itu menjadi target kami (dalam Timnas) supaya optimal dengan cara penataan kabel-kabel bawah laut," ungkap Rasman.

Baca Juga: Ikuti Gaya Anies, Heru Budi Beri Nama Anak Jerapah dan Gajah

Penulis: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel: