Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Cegah Stunting, Pemerintah Libatkan Parpol

Cegah Stunting, Pemerintah Libatkan Parpol Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bandung -

Pemerintah terus melakukan upaya penurunan angka stunting di Indonesia. Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, mengaku jika dalam pencegahan stunting ini diperlukan peran serta masyarakat tak terkecuali partai politik (parpol). Dirinya pun mengapresiasi apa yang dilakukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat (PDIP Jabar) yang dipimpin Ono Surono untuk turut serta dalam menangani persoalan stunting.

Baca Juga: Turunkan Kasus Stunting, Kabupaten Mojokerto Berdayakan PKK

Seperti diwartakan sebelumnya, PDI Perjuangan Jawa Barat akan menggelar Lomba Inovasi Menu Berbasis Pangan Lokal Makanan Non Beras sebagai sumber karbohidrat dan protein (lauk pauk) dan makanan bayi di bawah dua tahun. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan stunting pada 1.000 hari pertama kehidupan.

"Ini bagus sekali. Ini merupakan implementasi ideologi bahwa kita harus berdikari dalam bidang ekonomi termasuk pangan, hingga ke pemenuhan gizi yang cukup untuk masyarakat," kata Hasto kepada wartawan di Bandung, Selasa (27/9/2022).

Hasto menjelaskan, ada lima pilar yang dibangun dalam penanganan stunting di Tanah Air saat ini. "Pertama adalah komitmen. Komitmen Presiden, Wakil Presiden, pemerintah daerah, lembaga, dan instansi terkait sudah cukup bagus dalam penanganan masalah stunting ini," katanya.

Selanjutnya, mengedukasi masyarakat tentang stunting secara masif agar pencegahan bisa dilakukan sejak dini. Meskipun demikian, ia menegaskan, pelatihan terhadap kader-kader terus dilakukan agar pencegahan stunting di tengah masyarakat tetap berjalan.

Baca Juga: Prabowo Subianto Bisa Ketar-ketir, Anies Baswedan jadi Ancaman Nyata di Pilpres 2024

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: