Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

'Puan Seperti Hidup di Masa Kerajaan, Terkesan Tak Memanusiakan Manusia'

'Puan Seperti Hidup di Masa Kerajaan, Terkesan Tak Memanusiakan Manusia' Kredit Foto: Twitter
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga menilai sikap Ketua DPR RI Puan Maharani membagikan kaos kepada warga Jawa Barat dengan cara melempar dan wajah cemberut tak patut dicontoh.

"Puan melempar kaos ke warga tersebut tentu sangat tidak terpuji. Sebagai Ketua DPR tidak seharusnya ia melakukan hal itu kepada rakyat," kata Jamil kepada Warta Ekonomi.

Ia menilai lebih tidak pantas lagi itu dilakukan Ketua DPP PDIP yang mengklaim partai wong cilik. Puan seharusnya memperlakukan wong cilik dengan sangat santun dan menjunjung tinggi harkat wong cilik.

"Jadi, Puan terkesan tidak memanusiakan manusia. Hal ini tentu memberi contoh yang sangat tidak baik bagi masyarakat," terangnya.

Rakyat dipertontonkan cara pemimpin berperilaku layaknya di zaman kerajaan. Rakyat mendapat hadiah dari raja dalam situasi tidak setara.

"Cara melempar kaos dengan melempar itu juga mengesankan ketidaksetaraan antara yang memberi dan yang diberi. Ada perbedaan kelas sosial sebagaimana lazimnya di zaman kerajaan," tegasnya.

Hal itu sudah tidak seharusnya terjadi di era demokrasi. Rakyat sebagai pemilik negara seharusnya diperlakukan secara manusia dengan harkat yang sama dengan pemimpinnya.

"Sayangnya hal itu tidak dilakukan Puan. Karena itu, caranya melempar kaos ke masyarakat layak dikecam karena tidak mencerminkan prinsif demokrasi, prinsif agama, dan budaya Indonesia," jelasnya.

Baca Juga: Tolak Utusan Khusus Soal LGBTQ+ dari AS Bakal ke Indonesia, Ketua MUI: Masih Banyak Persoalan yang Perlu Diselesaikan

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: