Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tudingan Radikal dan Politik Identitas Sudah Tidak Laku, Demokrat Sesumbar: Anies Makin Sulit Dikalahkan

Tudingan Radikal dan Politik Identitas Sudah Tidak Laku, Demokrat Sesumbar: Anies Makin Sulit Dikalahkan Kredit Foto: Instagram/Anies Baswedan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Calon Presiden (Capres) Partai NasDem Anies Baswedan dinilai makin sulit dijegal karena tudingan-tudingan yang sempat menimpanya kini sudah tidak berlaku. Hal ini diungkap oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon 

"Kalau lihat langkah dan kalimat-kalimat yang dikeluarkan mas Anies selama 2 bulan ini dibanyak tempat di Indonesia, semakin sulit dikalahkan dia ini," celoteh Jansen di Twitter, Kamis (8/12/2022).

Baca Juga: Cerdas! Tidak Sekedar Hadir, Anies Baswedan Ingin Curi Panggung di Acara Pernikahan Kaesang-Erina

Ia melihat langkah dan kalimat-kalimat yang dilontarkan Anies selama dua bulan terakhir roadshow politik keliling Indonesia, tidak ada kata-katanya yang meleset dan blunder. Hal ini yang membuat publik semakin nyaman mendengar pidato kebangsaan Anies.

"Tidak ada kata-katanya yang meleset. Malah orang semakin nyaman," ungkapnya.

Dengan realitas itu, menurut Jansen, predikat politik identitas, politisasi agama, hingga tuduhan radikal yang kerap dialamatkan ke Anies perlahan pudar. Bahkan tak laku lagi dijual oleh lawan politik mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Pelan-pelan berbagai tuduhan Radikal dan lain-lain yang dialamatkan ke dia tidak akan laku lagi," tegasnya.

Sejak dideklarasikan sebagai Capres pada 3 Oktober 2022 lalu, Anies gencar melakukan safari politik di banyak tempat di Indonesia.

Baca Juga: Gerindra Mulai Geram ke Anies Baswedan, Pengamat Sebut Hal Wajar

Ke Aceh, Riau, Sumatera Barat, Palu, Papua, dan rencananya ke Sulawesi Selatan pada akhir pekan ini. Anies selalu disambut meriah oleh ribuan relawan dan simpatisan.

Dan yang tak ketinggalan, teriakan: "Presiden, presiden, presiden" dan “calon presiden kita”, kerap membahana dalam berbagai kesempatan itu.

Baca Juga: BTN Pastikan Dana Rights Issue Digunakan Untuk Penuhi Kebutuhan Rumah Masyarakat

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel: