Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kubu Anies Baswedan Sibuk Lawan Cacian, Loyalis Ganjar Pranowo Ribut Bahas Kode-kodean Jokowi

Kubu Anies Baswedan Sibuk Lawan Cacian, Loyalis Ganjar Pranowo Ribut Bahas Kode-kodean Jokowi Kredit Foto: Fajar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Founder of Drone Emprit and Media Kernels Indonesia Ismail Fahmi menyoroti menariknya sejumlah pembahasan terkait dengan tokoh politik di media sosial jelang Pilpres 2024.

Hasil survei lembaganya menemukan bagaimana Anies Baswedan sukses menjadi yang terbaik dalam sisi pemberitaan maupun perbincangan di media sosial.

Baca Juga: Cerdas! Tidak Sekedar Hadir, Anies Baswedan Ingin Curi Panggung di Acara Pernikahan Kaesang-Erina

Dijelaskan, mayoritas isi percakapan Anies masih diisi oleh perdebatan kubu pro maupun kontra Anies, khususnya pada isu kunjungan Anies dan respons publik di tempat yang dikunjungi, serta kehadiran Anies pada acara G20.

“Emosi yang kuat dalam perbincangan Anies masih berupa luapan kemarahan (anger) yang utamanya berisi saling hujat antara pendukung Anies dan kontra Anies,” ucapnya dalam keterangannya, Jumat, (9/12/2022).

Kubu pendukung Anies kata dia, menilai kelompok kontra Anies masih simpan dendam atas kekalahan pada Pilkada DKI silam dan terus lakukan hoaks atas kerja-kerja Anies di DKI.

Sebaliknya, kubu kontra Anies terus labelisasi Anies dan pendukungnya sebagai kelompok intoleran dan penebar hoaks.

Dalam percakapan, Anies konsisten diasosiasikan sebagai tokoh yang radikal dan intoleran oleh para pengkritiknya. Bahkan, kata radikal dan intoleran dapat dengan mudah ditemukan dalam percakapan tentang Anies.

Sementara itu, percakapan mengenai Ganjar Pranowo juga diisi oleh kubu pro maupun kontra. Frasa “Rambut Putih” yang ramai di akhir November, di satu pihak diapresiasi oleh pendukung Ganjar, di lain pihak dikritik karena dukungan Presiden pada satu tokoh untuk menjadi penerusnya, dinilai tidak laik.

Perbincangan didominasi oleh emosi joy dan trust. Kedua emosi tersebut didorong oleh isyarat dukungan Joko Widodo alias Jokowi pada Ganjar.

Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan Meningkat, Ade Armando Kelojotan Minta Ganjar Pranowo Segera Dideklarasikan, Eh Tapi kan Sudah Dilakukan PSI...

“Dalam percakapan, Ganjar terlihat diasosiasikan sebagai tokoh yang kapabel, merakyat, juga pilihan Jokowi. Hal ini terlihat dari tingginya kata Jokowi, pilihan rakyat, hebat, bertanggung jawab, amanah, juga keren dalam pembahasan tentang Ganjar,” tuturnya.

Baca Juga: Antisipasi Penipuan Berkedok Investasi, OJK Perkuat Literasi Keuangan ke UMKM dan Ibu Rumah Tangga

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel:

WE Academy

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Lihat Semua