Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Trending di Twitter, Netizen Ramai-ramai Dukung Jokowi Ambil Alih Saham Vale

Trending di Twitter, Netizen Ramai-ramai Dukung Jokowi Ambil Alih Saham Vale Kredit Foto: Unsplash/Brett Jordan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Muncul dukungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meneruskan perjuangan meraih kembali hak atas pengelolaan bahan tambang dan mineral yang saat ini masih dikuasai oleh Vale Canada, melalui perusahaan anak PT Vale Indonesia (Terbuka) atau yang dikenal di pasar saham dengan kode INCO.

Dukungan ini terangkat kepermukaan saat muncul Trending Topic di platform media sosial Twitter dengan Thread #BarengJokowiAmbilVale pada Rabu (5 Juli 2023). Thread tersebut bertahan di puncak Trending Topic Twitter setidaknya selama 2 jam.

Trending ini muncul setelah pemilik akun @mochamadarip mulai mengundang diskusi perkara pengambilalihan kedaulatan pengelolaan tambang mineral penting di Indonesia oleh pemerintah. Baca Juga: Jika Divestasi Saham Vale Berhasil, Program Hilirisasi Kebanggaan Jokowi Bisa Berjalan Mulus

“Diambil alihnya perusahaan tambang Vale, Indonesia bisa meraup keuntungan yang maksimal dari tambang sendiri. Perlu diketahui, tahun 2022 Vale meraup laba bersih senilai US$ 200,32 juta. Naik 19,80% dari laba bersih pada tahun 2021 sebesar US$ 167,20 juta,” tulis @mochamadarip menyodorkan argumen terkait urgensi pengambilalihan tambang Vale, yang dikutip Kamis (6/7/2023).

“Akankan Tambang PT Vale Kembali ke Pangkuan Negara? Rakyat Indonesia harus tau, kenapa mafia tambang pengen banget pak Jokowi dilengserkan,” tuturnya.

Benar saja, banyak yang penasaran, sehingga 100 retweet sangat cepat tercapai. Sehingga akun @mochamadarip meneruskan pembahasannya, lebih dalam lagi. 

Berikut beberapa poin penting yang diungkapkan akun ini. 

“Bukan cuma mafia tambang di Indonesia. Uni Eropa dan US pun dibuat ketar ketir sama kebijaksanaan pak Jokowi terkait rencana pengambil - alihan saham tambang nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) atau Vale agar kembali ke pangkuan Negara,” tulisnya.

Dia menambahkan bahwa seluruh lapisan bangsa saat ini satu suara ingin perusahaan tambang nikel Vale kembali ke Negara. Bahkan banyak Anggota Komisi VII DPR RI juga mendesak Pemerintah segara mengambil kembali tambang nikel Vale yang sudah beroperasi 50 tahun lebih di Indonesia.

“Pengambil alihan perusahaan tambang Vale wajib dilakukan juga sebagai salah satu langkah nyata mewujudkan program serta kepentingan nasional terkait rencana hilirisasi dan industrialisasi yang dilakukan Pemerintah,” pungkasnya. Baca Juga: Soal Divestasi Vale Indonesia, Jokowi Turun Gunung: Kepentingan Nasional Harus Didahulukan

Terakhir, Presiden Jokowi sempat berkunjung ke kawasan tambang PT Vale Indonesia sekaligus meresmikan Taman Kehati Swerigading Wallacea di Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, 30 Maret 2023.

Presiden menyebut bahwa pemerintah akan segera mengeluarkan kebijakan agar perusahaan tambang melakukan rehabilitasi dan reklamasi pascatambang. “Akan saya paksa untuk mau dengan peraturan. Dan tidak mahal,” ucap Presiden saat itu.

Baca Juga: Untuk B100, Pengusaha Sawit: Minimal Butuh Pasokan CPO 36 Juta Ton Per Tahun

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman

Advertisement

Bagikan Artikel: