Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Basis Pemilih NU Tetap ke Prabowo Meski Ditinggal PKB

Basis Pemilih NU Tetap ke Prabowo Meski Ditinggal PKB Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto tetap mendapatkan dukungan dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) untuk Pilpres 2024. Hal ini dikarenakan arah dukungan NU, baik tradisional maupun struktural, mengarah ke Prabowo.

Menurut Direktur Eksekutif Survei and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, konsituen NU cenderung mengarahkan dukungan ke Prabowo. Sebab, korelasi antara PKB dan NU sendiri dianggap kurang baik. 

"Konsituen NU itu lebih condong ke Pak Prabowo," kata Igor, Jumat (1/9/2023). 

Baca Juga: Survei LSN: Ganjar Gagal Rebound, Prabowo Belum Terkejar

Bahkan, lanjut Igor, tak hanya pemilih NU yang mendukung Prabowo. Basis pemilih partai hijau, baik PPP maupun PKB disinyalir memilih Prabowo. 

Dalam hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 3--9 Agustus 2023, arah pemilih PKB di Pilpres 2019 condong ke Prabowo. Sebanyak 51,5% para konsituen PKB mendukung Prabowo. 

"Itu bisa dilihat di hasil survei arah konsituen PKB itu kemana, mayoritas ke Prabowo," ujarnya. 

Igor menilai, hubungan PKB dengan NU sendiri cenderung saling berseberangan. Hal tersebut terlihat dari pernyataan Yenny Wahid yang mengatakan warga NU tidak selalu mengikuti arah dari Cak Imin dan PKB. 

Baca Juga: Surya Paloh Sepakati Kerja Sama dengan PKB Soal Duet Anies-Cak Imin, Begini Respons Prabowo Subianto

"Lalu, warga NU misal itu dikorelasikan oleh PKB itu kita lihat statement-nya Yenny Wahid yang mengatakan NU tidak serta merta mengikuti arah dari Cak Imin sebagai ketum PKB," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Yohanna Valerie Immanuella

Advertisement

Bagikan Artikel: