Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mantan Co-Founder Twitter Jack Dorsey Desentralisasi Penambangan Bitcoin dengan Investasi Baru

Mantan Co-Founder Twitter Jack Dorsey Desentralisasi Penambangan Bitcoin dengan Investasi Baru Kredit Foto: Unsplash/Kanchanara
Warta Ekonomi, Jakarta -

Salah satu co-founder Twitter yang sekarang namanya X dan Bitcoin (BTC), Jack Dorsey, mendukung kolam penambangan (mining pool) Bitcoin baru untuk membantu para penambang mendapatkan kembali kendali atas imbalan blok dan biaya transaksi.

Dilansir dari laman Cointelegraph pada Kamis (30/11/2023), Dorsey telah memimpin putaran pendanaan awal sebesar US$6,2 juta (Rp95 miliar) untuk Mummolin, yakni perusahaan induk dari kolam penambangan Bitcoin desentralisasi baru yang disebut Ocean, menurut pengumuman pada 29 November.

Pendanaan ini akan mendukung peluncuran Ocean, yang dirancang untuk mendesentralisasi dan membentuk kembali proses penambangan Bitcoin. Kolam penambangan ini dikhususkan bertujuan untuk memberikan lebih banyak transparansi proses penambangan dan memungkinkan para penambang untuk menerima hadiah blok langsung dari Bitcoin daripada dari kolam penambangan Bitcoin.

Salah satu Co-Founder dan Chief Legal Officer di Mummolin, Ian Northon, mengatakan kepada Cointelegraph bahwa uang yang terkumpul akan digunakan untuk keperluan perusahaan secara umum. 

Baca Juga: Robert Kiyosaki Rekomendasikan Investasi Bitcoin, Emas, dan Perak, Apa Alasannya?

"Cap table kami bersifat pribadi, tetapi kami bangga memiliki beberapa komunitas Bitcoin sejak dulu (OG Bitcoiner) dan pemimpin pemikiran Bitcoin lainnya yang mendukung proyek ini," kata Northon yang dilansir pada Kamis (30/11/2023). 

"Sistem pembayaran kami TIDES yang merupakan singkatan dari Transparent Index of Distinct Extended Shares, yang kami yakini sebagai peningkatan dan perbaikan dari PPLNS dan jauh lebih baik daripada FPPS, terutama dalam hal pendapatan biaya transaksi penambang,” tambah Northon. 

Salah satu Co-Founder Mummolin dan pengembang Bitcoin Core yang sudah lama berkecimpung di dunia blockchain, Luke Dashjr percaya bahwa peran kolam penambangan harus berubah agar Bitcoin dapat menjadi mata uang yang benar-benar terdesentralisasi.

"Ocean adalah jenis pool baru yang memungkinkan para penambang menjadi penambang yang sesungguhnya. Kami meluncurkannya sebagai pool yang paling transparan dan juga satu-satunya pool non-kustodian di mana para penambang menjadi penerima hadiah blok baru langsung dari Bitcoin," kata Dashjr.

Salah satu Co-Founder dan President Mummolin, Mark Artymko, menekankan bahwa kolam penambangan Bitcoin tradisional mengambil hak asuh eksklusif atas hadiah blok dan biaya transaksi sebelum mendistribusikannya di antara para penambang. 

"Ini memberi mereka kemampuan untuk menahan pembayaran dari penambang individu, baik atas pilihan mereka sendiri atau karena persyaratan hukum," kata Artymko.

"Pembayaran non-kustodian OCEAN secara langsung kepada para penambang dari block reward menghilangkan risiko ini dan pengaruh yang tidak semestinya dari pool terhadap para penambang,” tambah Artymko. 

Baca Juga: Naik atau Turun? Begini Analis Reku Soal Harga Bitcoin

Dorsey yang menjadi pendukung OCEAN yakin bahwa platform ini akan menyelesaikan masalah sentralisasi pool dan kolam penambangan yang dapat mengganggu Bitcoin. 

"Ketika saya melihat sebuah proyek yang bagus untuk Bitcoin secara luas, dan itu juga bagus untuk saya dan perusahaan saya secara pribadi, ini menjadi keputusan yang mudah bagi saya dan saya senang menjadi bagian darinya,” tegas Dorsey. 

Peluncuran Ocean diumumkan pada Konferensi Penambangan Bitcoin Masa Depan di bawah bayang-bayang bendungan pembangkit listrik tenaga air milik Barefoot Mining yang berusia 150 tahun di daerah pedesaan Carolina Selatan. Barefoot Mining, klien pertama Ocean, telah sepenuhnya memanfaatkan kembali bendungan tersebut dengan mengubah kelebihan energinya menjadi penambangan Bitcoin dalam skala besar.

Peluncuran Ocean dilakukan 139 hari sebelum peristiwa halving Bitcoin yang keempat, yang diperkirakan akan terjadi pada 17 April 2024. Setelah halving, hadiah penambangan 6,25 BTC per blok saat ini akan turun menjadi 3,125 BTC, yang secara signifikan mengurangi insentif bagi para penambang Bitcoin.

Baca Juga: Erick Thohir Bakal Kembali Laporkan Dua Dapen yang Dikelola BUMN ke Kejagung

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Nadia Khadijah Putri
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: