Kredit Foto: Antara/M Agung Rajasa
Calon Presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto unggul dalam simulasi 3 nama Pilpres 2024 (tanpa cawapres) berdasarkan survei terbaru yang dirilis Indikator Politik Indonesia.
Pada pertanyaan ‘Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai presiden di antara nama-nama berikut ini?’ Prabowo memeroleh angka tertinggi dengan 44,9 persen.
Prabowo diikuti Ganjar di posisi kedua dengan 24,7 persen dan Anies 22,6 persen. Tidak tahu/tidak jawab sebesar 7,9 persen.
“Prabowo unggul signifikan dari Ganjar dan Anies,” demikian bunyi rilis tersebut, dikutip Minggu (10/12/23).
Baca Juga: Yakin Anies Baswedan Bisa Menang, Co-Captain Timnas AMIN Blak-blakan Kurang Percaya Hasil Survei
Menurut Burhanudin, keunggulan tipis Ganjar atas Anies masih dalam rentang margin of eror sehingga tidak bisa dipastikan siapa yang unggul di antara keduanya.
Satu yang pasti menurutnya adalah Prabowo unggul signifikan dibandingkan Anies ataupun Ganjar.
“Anies-Ganjar masih selisih margin of eror, kita sebenarnya tidak tahu siapa yang unggul antara keduanya karena perbedaannya sedikit. Tapi perolehan Anies-Ganjar signifikan dibandingkan Prabowo yang 44,9 persen,” jelasnya dalam rilis survei secara online yang dilaksanakan Sabtu (9/12/23) dilihat dari kanal Youtube Indikator Politik.
Sementara itu, terkait elektabilitas paslon, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bin Jokowi unggul dengan 45,8 persen suara. Diikuti posisi kedua Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan 25,6 persen dan Anies-Muhaimin Iskandar 22,8 persen.
“Prabowo-Gibran unggul signifikan dari Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin,” lanjut rilis tersebut.
Untuk diketahui, survei indikator yang dilakukan tatap muka secara nasional yang dilakukan pada 23 November-1 Desember 2023 menggunakan penarikan sampel metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1200 orang yang berasal dari seluruh Provinsi yang terdistribusi secara proporsional, kemudian dilakukan oversample di 15 Provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, NTT, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Papua. Sehingga total sample sebanyak 5.380 responden.
Baca Juga: Nggak Cuma Pas Nyapres, Ternyata Anies Baswedan Sudah Lama Suarakan Pemiskinan Koruptor!
Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan
Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel basis 1200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Bayu Muhardianto
Tag Terkait:
Advertisement