Kredit Foto: Kemenhub
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat pengguna angkutan umum telah mencapai angka sebanyak 1.283.557 sampai dengan H+4 arus balik lebaran. Angka ini naik 31,74% dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 974.319 orang.
”Pengguna angkutan umum yang menggunakan angkutan penyeberangan masih mendominasi dengan total 350.667 penumpang atau mencapai 27,32% dari total pengguna angkutan umum di H+4 Lebaran,” demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, Selasa (16/4).
Baca Juga: Menhub dan Menko PMK Tinjau Arus Mudik di Rest Area KM 260B Milik PTPP
Secara rinci, jumlah penumpang angkutan umum per moda transportasi pada H+4 Lebaran adalah sebagai berikut:
- Angkutan jalan sebanyak 284.734 penumpang atau naik sebanyak 22,37% dibandingkan pada H+4 Lebaran tahun lalu yang sebelumnya sejumlah 232.690 penumpang, serta naik 158,22% dibanding pergerakan normal harian.
- Angkutan penyeberangan sebanyak 350.667 penumpang. Jumlah ini naik 37,51% dibandingkan pada H+4 Lebaran tahun lalu yang sebelumnya sejumlah 255.007 penumpang, serta naik 1.267,50% dibanding jumlah penumpang pada hari normal.
- Angkutan udara sebanyak 309.473 penumpang. Jumlah ini naik 25,97% jika dibandingkan pada H+4 Lebaran tahun lalu yang sebelumnya sejumlah 245.665 penumpang, serta meningkat 91,32% dibanding jumlah penumpang pada hari normal.
- Angkutan laut sebanyak 96.489 penumpang. Jumlah ini naik 32,14% dibandingkan pada H+4 Lebaran tahun lalu yang sebelumnya sejumlah 73.078 penumpang, serta melambung naik 185,21% dibanding jumlah penumpang pada hari normal.
- Angkutan kereta api sebanyak 222.124 penumpang. Jumlah ini naik 32,26% dibandingkan pada H+4 Lebaran tahun lalu yang sebelumnya sejumlah 167.939 penumpang, serta naik 84,68% dibanding jumlah penumpang pada hari normal.
Kemudian untuk angkutan pribadi, berdasarkan data H+4 Lebaran, jumlah mobil yang keluar dan masuk Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga dan arteri sebanyak 454.224 kendaraan atau sebanyak 2.271.120 orang. Jumlah ini turun 12,51% jika dibanding dengan tahun lalu sebanyak 519.594 kendaraan dan 2.595.850 orang. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 29,10%. Adapun rinciannya sebagai berikut:
- Mobil yang keluar Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga dan arteri sebanyak 173.574 kendaraan atau sebanyak 867.870 orang. Jumlah ini turun 22,71% dibanding dengan tahun lalu yang sebelumnya sebanyak 224.576 kendaraan atau 1.122.880 orang. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 6,11%.
- Mobil yang masuk Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga dan arteri sebanyak 280.650 kendaraan atau sebanyak 1.403.250 orang. Jumlah ini menurun 4,73% dibanding dengan tahun lalu yang sebelumnya sebanyak 294.594 kendaraan atau 1.472.970 orang. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 49,08%.
Sementara itu pada pergerakan orang yang menggunakan sepeda motor keluar dan masuk Jabodetabek, pada H+4 Lebaran tercatat sebanyak 706.586 kendaraan atau sebanyak 1.413.172 orang. Angka tersebut menurun 6,07% dibandingkan dengan jumlah pergerakan orang dan sepeda motor pada H+4 di tahun 2023 sebesar 752.258 kendaraan atau sebanyak 1.504.570 orang serta naik 33,28% jika dibandingkan dengan periode normal harian. Adapun rinciannya sebagai berikut:
- Motor yang keluar Jabodetabek sebanyak 259.402 kendaraan atau 518.804 orang. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 19,18% dibandingkan dengan tahun lalu yang sebelumnya sebanyak 320.969 kendaraan atau 641.938 orang. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 22,59%.
- Motor yang masuk Jabodetabek sebanyak 447.184 kendaraan atau 894.368 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 3,68% dibandingkan dengan tahun lalu yang sebelumnya sebanyak 431.316 kendaraan dan 862.632 orang. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 40,39%.
Baca Juga: PLN Siaga Arus Balik Lebaran, Zona Utama Transportasi Publik Jadi Perhatian!
“Kementerian Perhubungan terus mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan selalu mengutamakan keselamatan dalam perjalanan meskipun telah kembali beraktivitas pasca mudik lebaran,” kata Adita.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Aldi Ginastiar