Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tumbuh 11,6%, ITSEC Asia Raup Pendapatan Rp208,7 Miliar di Sepanjang 2023

Tumbuh 11,6%, ITSEC Asia Raup Pendapatan Rp208,7 Miliar di Sepanjang 2023 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT ITSEC Asia Tbk (Perseroan) telah menggelar agenda Public Expose Tahunan pada kamis, 30 Mei 2024 di Main Ballroom AYANA Midplaza, Jakarta Pusat. Pada kesempatan tersebut, direksi ITSEC Asia memaparkan informasi terkait perkembangan kinerja dan operasional terkini Perseroan, serta ringkasan laporan keuangan.

Dalam paparan publik itu terungkap bahwa ITSEC Asia membukukan pendapatan grup sebesar Rp208,7 miliar selama periode 1 Januari 2023 – 31 Desember 2023, meningkat sebesar 11,6% dibanding tahun sebelumnya. Didukung oleh pencatatan Perseroan yang sukses di Bursa Efek Indonesia (IDX) pada bulan Agustus 2023, kinerja neraca keuangan Perseroan per 31 Desember 2023 memperlihatkan adanya peningkatan.

Pada akhir tahun 2023, total aset meningkat sebesar 23,5% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp209,9 miliar. Pada periode yang sama, total ekuitas perseroan mencapai Rp95,7 miliar, menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan Total Ekuitas yang sebesar -Rp 37,7 miliar pada akhir tahun 2022.

Baca Juga: Kominfo Dorong Sinergi Meningkatkan Keamanan Siber di Era Transformasi Digital

Selain itu, biaya operasional pengiriman keamanan siber meningkat sebesar 32,2% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp153,3 miliar karena ITSEC Asia melakukan investasi signifikan dalam solusi keamanan siber dan kemampuan pengiriman layanan.

Investasi tersebut termasuk perluasan tim dalam Audit Keamanan TI, Risk Assessment & Compliance, Penetration Testing & Red Teaming, Keamanan Aplikasi, Layanan Keamanan Terkelola & Pusat Operasi Keamanan, dan Pengembangan Arsitektur & Proses Keamanan Siber.

Finance Director PT ITSEC Asia Tbk, Doni Mora turut menyampaikan strategi Perseroan dibalik meningkatnya biaya operasional Pengiriman Keamanan Siber. “Kami yakin investasi yang kami lakukan di sepanjang tahun 2023 akan memperkuat operasi bisnis Perseroan dalam memberikan pelayanan dan solusi yang terbaik bagi seluruh klien kami,” ujar Doni dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Minggu (2/6/2024).

Sementara itu, pada kuartal pertama 2024, Perseroan juga mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 74% secara Year on Year (YoY) menjadi Rp49,0 miliar. Hal ini dikarenakan semua perusahaan ITSEC di wilayah Indonesia, Singapura, dan Australia juga melaporkan peningkatan penjualan. Laporan menyatakan bahwa Layanan Keamanan Profesional Grup mengalami pertumbuhan pendapatan sebesar 99% YoY menjadi Rp49,0 miliar.

Selain itu, operasi bisnis ITSEC Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 114% YoY menjadi Rp29,19 miliar. Kerugian Bersih untuk Januari - Maret 2024 dilaporkan sebesar Rp14,2 miliar, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu dimana Kerugian Bersih hanya mencapai Rp11,2 miliar.

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Joseph Lumban Gaol mengatakan bahwa pertumbuhan yang dialami Perseroan merupakan sebuah awal dalam memberikan layanan yang jauh lebih baik kepada client dan partner ITSEC Asia.

"Pertumbuhan ini tentunya tak lepas dari kolaborasi insan kami, serta dorongan tekad dan komitmen yang lebih besar untuk meningkatkan standar layanan kami untuk melampaui harapan klien kami. Momen ini merupakan motivasi bagi kami untuk terus berinovasi tanpa henti, memastikan bahwa kami memberikan solusi dan layanan keamanan siber yang paling tangguh untuk melindungi aset digital klien kami dengan efektif,” ungkap Joseph.

Baca Juga: Efek Geliat Teknologi, Menkominfo: Hadirnya Keamanan Siber Tak Bisa Ditawar Lagi

Adapun dalam mendukung regulasi pemerintah terkait Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP No. 27 tahun 2022), ITSEC Asia juga berencana untuk memperluas layanan yang dimilikinya saat ini dengan layanan perlindungan data menyeluruh, mulai dari klasifikasi data hingga pemusnahan data. Perseroan juga akan menyediakan layanan Cybersecurity Training bagi perusahaan dan konsumen secara langsung untuk mendukung peningkatan Cybersecurity Awareness bagi masyarakat di Indonesia.

Untuk menjangkau pasar yang lebih luas, perseroan turut memperkenalkan IntelliBroń, sebuah solusi keamanan siber bagi Small and medium-sized enterprises (SME / UKM) sebagai solusi keamanan siber yang lengkap untuk menjawab tantangan siber yang selama ini mereka dihadapi. Dengan fitur-fitur penting yang memadai untuk sebuah Threat Detection and Response System, IntelliBroń menjadi solusi yang sangat Cost-Efficient.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Fajar Sulaiman

Advertisement

Bagikan Artikel: