
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) berkomitmen memperkuat ekosistem kekayaan intelektual bersama World Intellectual Property Organization (WIPO).
Untuk mencapai tujuan tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menggelar audiensi dengan WIPO di Gedung Menara Merdeka, Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Baca Juga: Tingkatkan Kapitalisasi Ekosistem Ekraf, Kemenekraf Kolaborasi dengan KEK Singhasari
Menekraf Riefky mengatakan dalam waktu dekat, Kemenekraf dan WIPO akan memperbaharui MoU. Menekraf berharap kolaborasi dengan WIPO bisa membawa banyak manfaat bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.
"Kami siap berkolaborasi dengan WIPO untuk membawa banyak manfaat bagi ekosistem ekonomi kreatif Indonesia dan memperkuatnya melalui program-program pengembangan ekonomi kreatif," ujar Menekraf Riefky, dikutip dari siaran pers Kemenekraf, Kamis (27/3).
Beberapa program kolaborasi yang sudah dibahas dan akan dikerjasamakan dalam waktu dekat antara lain:
- Pelatihan IP untuk Video Game Developer
- Proyek IP and Music
- Proyek IP untuk Young Fashion Designer
Menekraf mengatakan kerja sama ini sejalan dengan harapan Presiden Prabowo untuk mengembangkan ekonomi kreatif.
"Dengan kolaborasi ini, kami harapkan dapat menjadikan ekonomi kreatif sebagai "the new engine of growth" yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan," tambah Menekraf Riefky.
Deputy Director General for the Regional and National Development Sector, Hasan Kleib, mengucapkan terima kasih kepada Menekraf atas kesempatan audiensi ini.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Advertisement