Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Respons Ultimatum Trump, Begini Tanggapan Presiden Sementara Venezuela

Respons Ultimatum Trump, Begini Tanggapan Presiden Sementara Venezuela Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Sementara Venezuela, Delcy Rodríguez akhirnya merespons ancaman serangan lanjutan yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pihaknya akhirnya menyerah terhadap tekanan dari Negeri Paman Sam.

Rodríguez mengatakan negaranya bercita-cita hidup tanpa ancaman eksternal dan ingin memprioritaskan hubungan yang seimbang serta saling menghormati dengan Amerika Serikat.

Baca Juga: Airlangga Ungkap Potensi Evaluasi Kerja Sama Energi dengan Venezuela, Tapi Pastikan Aset Aman

“Venezuela menegaskan kembali komitmennya terhadap perdamaian dan koeksistensi damai. Negara kami bercita-cita hidup tanpa ancaman eksternal, dalam lingkungan yang penuh rasa hormat dan kerja sama internasional,” ungkap Rodríguez, dilansir dari Reuters, Selasa (6/1).

Rodríguez menegaskan komitmen negaranya terhadap perdamaian dan koeksistensi damai dalam tingkat global maupun domestik. Ia tidak menyinggung soal penculikan dari Presiden Venezuela, Nicolás Maduro.

Ia menekankan bahwa perdamaian dunia harus dimulai dengan menjamin stabilitas dan kedamaian di dalam masing-masing negara.

Rodríguez juga menyatakan bahwa negaranya ingin membangun hubungan internasional yang seimbang dan saling menghormati berdasarkan prinsip kesetaraan kedaulatan dan non-intervensi.

“Prinsip-prinsip ini menjadi pedoman diplomasi kami dengan dunia internasional,” ujarnya.

Rodríguez juga secara langsung kerja sama dalam agenda pembangunan bersama yang berlandaskan hukum internasional dengan Amerika Serikat (AS).

“Kami mengundang kalian untuk berkolaborasi dalam agenda kerja sama yang berorientasi pada pembangunan bersama dalam kerangka hukum internasional, guna memperkuat koeksistensi masyarakat yang berkelanjutan,” katanya.

“Donald Trump, rakyat kami, dan kawasan kami layak mendapatkan perdamaian dan dialog, bukan perang. Ini selalu menjadi pesan Presiden Nicolás Maduro,” tuturnya.

Baca Juga: Presiden Sementara Venezuela Diancam Trump Akan Disengsarakan Melebihi Maduro

Pernyataan tersebut ditutup dengan penegasan hak atas perdamaian, pembangunan, kedaulatan, dan masa depan dari Venezuela. Hal tersebut serta ditandatangani oleh Presiden Sementara Venezuela, Delcy Rodríguez.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: