Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ini Saham-saham Pilihan Asing Saat IHSG Kembali Cetak Rekor

Ini Saham-saham Pilihan Asing Saat IHSG Kembali Cetak Rekor Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan rekor tertinggi pada penutupan perdagangan Rabu, 7 Januari 2026. Berdasarkan data RTI, IHSG menguat 11,20 poin atau 0,13% ke level 8.944,81, melampaui rekor penutupan sebelumnya di posisi 8.933,60.

Menariknya, pencapaian rekor ini terjadi di tengah dominasi pergerakan saham yang berada di zona merah. Tercatat sebanyak 362 saham melemah, sementara 344 saham berhasil menguat dan 104 saham bergerak stagnan.

Dari sisi aktivitas transaksi, pasar terpantau cukup ramai. Sepanjang perdagangan, sebanyak 70,56 miliar lembar saham berpindah tangan dengan frekuensi transaksi mencapai 4.576.959 kali. Nilai transaksi yang tercatat pun menyentuh Rp36,87 triliun.

Baca Juga: BBEI Buka Suara Pelepasan Saham BACA oleh Bank of Singapore

Di tengah kenaikan indeks, investor asing masih mencatatkan aksi beli bersih atau net buy sebesar Rp201,16 miliar di seluruh pasar. Di pasar reguler asing membukukan net buy Rp229,83 miliar, sedangkan di pasar negosiasi tercatat net sell Rp28,68 miliar.

Saham-saham Pilihan Investor Asing

Mengacu data Stockbit, saham-saham yang paling banyak diborong investor asing antara lain:

  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp614,12 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp247,85 miliar
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar Rp195,79 miliar
  • PT Astra Internasional Tbk (ASII) sebesar Rp168,44 miliar
  • PT Timah Tbk (TINS) sebesar Rp165 miliar

Baca Juga: Emiten Gagal Bertahan, Delisting Dinilai Bentuk Law Enforcement

Sementara itu, tekanan jual asing paling besar terjadi pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan net sell Rp594,08 miliar, disusul PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp385,15 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp253,64 miliar, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp168,36 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp140,86 miliar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: