Kredit Foto: Kemenperin
Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam memiliki sejumlah keunggulan kompetitif, antara lain fasilitas produksi modern yang dilengkapi mesin dan peralatan untuk mendukung standardisasi kualitas produk, lokasi yang strategis, serta keberadaan sentra di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Kuala Lobam yang memberikan fasilitas bea ekspor dan impor sebesar nol persen.
Selain itu, kedekatan geografis dengan negara tujuan ekspor utama seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina turut mendukung efisiensi biaya logistik. “Keunggulan tersebut diharapkan dapat menjadi katalis bagi pelaku IKM fesyen di Kabupaten Bintan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar ekspor,” ungkapnya.
Acara peresmian Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, Ketua Dekranasda Kabupaten Bintan Fiven Sumanti, serta jajaran pimpinan daerah setempat. Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Ditjen IKMA Budi Setiawan menyampaikan bahwa meskipun baru diresmikan, sentra ini telah memperoleh penilaian kinerja yang baik dengan skor 4 dari 5 pada triwulan IV tahun 2025 karena telah beroperasi secara rutin.
“Ke depan, kami berharap sentra ini dapat menjadi penghubung bagi pelaku IKM untuk masuk ke dalam rantai pasok industri besar di kawasan industri, serta mendorong terwujudnya kemitraan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan,” tutup Budi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Advertisement