Kredit Foto: Pixabay/jdblack
Harga minyak dunia melemah tipis pada Jumat (30/1). Pelemahan dipicu oleh kenaikan dolar, meski harga komoditas tersebut tetap ditopang oleh ketegangan geopolitik dari Iran dan Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari Reuters, Minyak Brent ditutup turun 0,03% ke US$70,60. Sementara West Texas Intermediate (WTI) turun 0,32% ke US$65,21.
Baca Juga: Pertamina Angkut 1 Juta Barel Minyak dari Afrika
Mitra Again Capital, John Kilduff menyebut pelemahan dipicu oleh penguatan dolar. Dolar menguat adanya kejelasan soal pemimpim selanjutnya dari Federal Reserve (The Fed). Ketua bank sentral selanjutnya adalah Eks Gubernur Federal Reserve, Kevin Warsh.
Penguatan dolar sendiri cenderung membebani harga minyak karena membuat komoditas berbasis dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, sehingga berpotensi menekan permintaan.
Adapun Kilduff juga mengatakan bahwa meski melemah, pergerakan harga minyak ditopang oleh ketegangan dari Iran-AS.
“Semua sekarang benar-benar soal Iran,” katanya.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan berbagai opsi terhadap Iran. Hal itu termasuk kemungkinan serangan terbatas yang dapat memicu gangguan pasokan minyak global.
Namun Washington dan Teheran belakangan memberi sinyal kesiapan untuk berdialog. Namun Iran menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin dialog tersebut diwarnai ancaman serangan dari AS.
Baca Juga: Bakrie Group (ENRG) Temukan Sumber Minyak Baru, Potensi Cadangan Tembus 76 Juta Barel
Amerika Serikat di sisi lain kembali meningkatkan tekanan dengan menjatuhkan sanksi baru terhadap tujuh warga negara dari Iran.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar