Kredit Foto: Antara/Budi Candra Setya
Melalui penguatan kembali tradisi gotong royong dan kedisiplinan individu, diharapkan setiap warga negara memiliki kesadaran tinggi untuk melakukan pemilahan sampah secara mandiri.
Perubahan perilaku ini dipandang sebagai kunci utama dalam menekan volume sampah plastik secara nasional dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
“Mulainya sederhana, pilah dan pilih sampah dari rumah dan kantor yang mana sampah plastik, mana sampah organik. Jika kebiasaan ini dilakukan secara konsisten, dampaknya akan sangat signifikan bagi lingkungan,” ujar Rosa Vivien.
Melalui Gerakan Bersih Sampah di Lingkungan Sekitar dan Kantor, KLH/BPLH mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian fundamental dari gaya hidup.
Dengan menjaga disiplin dalam memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, setiap individu telah mengambil peran penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem Indonesia. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kekuatan utama untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan layak bagi generasi mendatang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: