Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Hashim Sebut 4 Juta Hektare Hutan Lindung Diduduki Pengusaha Nakal

Hashim Sebut 4 Juta Hektare Hutan Lindung Diduduki Pengusaha Nakal Kredit Foto: Populis
Warta Ekonomi, Jakarta -

Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, mengungkap praktik perkebunan kelapa sawit ilegal yang merusak hutan lindung dan taman nasional dalam kurun waktu 10 hingga 15 tahun terakhir.

Hashim menyebut sekitar 4 juta hektare hutan lindung dan taman nasional telah diduduki secara ilegal oleh para pengusaha. Praktik tersebut terjadi akibat lemahnya perlindungan kawasan konservasi di masa lalu.

“Karena rupanya dalam 10 hingga 15 tahun terakhir, 4 juta hektar hutan lindung dan taman nasional telah diduduki secara ilegal oleh perkebunan kelapa sawit, yang ditanam oleh para pengusaha yang bandel, atau lebih tepatnya, pengusaha nakal,” kata Hashim dalam acara Indonesia Economic Summit, Jakarta, Rabu (4/2/2026). 

Baca Juga: Hashim Sebut Investor Karbon Dunia Lebih Incar Hutan-Laut RI Ketimbang Industri

Ia menilai kerusakan tersebut terjadi karena taman nasional tidak mendapatkan pengamanan yang memadai, baik disengaja maupun tidak disengaja. Jumlah petugas kehutanan yang sangat terbatas membuat pengawasan kawasan konservasi menjadi tidak optimal.

Hashim menjelaskan, selama ini Indonesia hanya memiliki sekitar 5.000 petugas kehutanan untuk menjaga 57 taman nasional, jumlah yang dinilai mustahil untuk memberikan perlindungan maksimal.

Untuk itu, Hashim mengatakan bahwa Presiden Prabowo telah meminta agar petugas kehutanan jumlahnya ditambah menjadi 7.000 orang. 

Baca Juga: Soal Izin 28 Perusahaan Dicabut, Hashim Ungkap Ada Pihak yang Lobi Prabowo

“Prabowo kini telah memutuskan untuk meningkatkan jumlah petugas kehutanan dari 5.000 menjadi 70.000 petugas. Ini akan cukup untuk saat ini guna melindungi taman nasional kita, hutan lindung kita, semua hal yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kita, pada dasarnya bagi planet kita,” ucapnya. 

Selain memperkuat pengamanan, pemerintah juga menyiapkan langkah besar pemulihan lingkungan. Hashim mengungkapkan, Presiden Prabowo berencana melakukan reboisasi terhadap 12,7 juta hektare lahan dan hutan terdegradasi.

“Dan untuk menggambarkan hal itu, Anda tahu, beliau menepati janjinya, seperti yang dikatakan orang Amerika. Ini bukan hanya Omon, Omon,” tuturnya. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: