Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kolaborasi Pusat dan Daerah Kunci UMKM Naik Kelas

Kolaborasi Pusat dan Daerah Kunci UMKM Naik Kelas Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci dalam mendorong UMKM untuk naik kelas.

Sehingga dirinya mendorong para kepala dinas yang membidangi UMKM di seluruh Indonesia untuk bergerak dalam satu visi dan irama bersama pemerintah pusat untuk memperkuat peran pengusaha UMKM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Kemen PPPA Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Kerja Sama Internasional

Pemerintah daerah didorong aktif membangun sinergi dengan perbankan dan berbagai pemangku kepentingan di wilayah masing-masing guna menciptakan ekosistem pembiayaan dan pendampingan yang semakin berpihak kepada pengusaha UMKM.

Ini disampaikan Menteri Maman dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang UMKM dan Kewirausahaan di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

“Kolaborasi pusat dan daerah menjadi kunci agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas dan benar-benar menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Menteri UMKM, dikutip dari siaran pers Kementerian UMKM, Selasa (10/2).

Menteri Maman menjelaskan dari sisi pembiayaan, sesuai arahan Presiden, kredit perbankan perlu diprioritaskan untuk sektor UMKM. Ia meyakini peningkatan akses pembiayaan akan memberikan efek berganda yang signifikan terhadap perekonomian.

“Kita ingin UMKM benar-benar menjadi mesin pertumbuhan. Jika porsi pembiayaan ke UMKM dapat ditingkatkan secara bertahap, misalnya menuju kisaran 20 hingga 30 persen dari total kredit, dampaknya terhadap ekspansi usaha, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan konsumsi domestik akan sangat besar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke tingkat yang lebih tinggi membutuhkan perubahan pendekatan dalam kebijakan pembiayaan. Selama ini, dominasi kredit pada sektor usaha besar belum sepenuhnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai harapan.

Karena itu, keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam membangun sinergi dengan perbankan menjadi langkah strategis untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih merata, inklusif, dan berkelanjutan bagi pengusaha UMKM di daerah.

Selain pembiayaan, Menteri UMKM juga menekankan pentingnya penguatan ekosistem digital sebagai fondasi kemudahan berusaha. Dalam waktu dekat, Kementerian UMKM akan menghadirkan platform SAPA UMKM sebagai pusat layanan terintegrasi bagi pengusaha UMKM di seluruh Indonesia.

Melalui SAPA UMKM, pengusaha UMKM dapat mengakses berbagai kebutuhan pengembangan usaha dalam satu pintu, mulai dari akses pembiayaan dan informasi permodalan, pelatihan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga perluasan kemitraan usaha.

“SAPA UMKM kami siapkan sebagai ekosistem layanan terpadu. Pengusaha UMKM yang ingin berkembang tidak perlu lagi mencari informasi secara terpisah, karena seluruh kebutuhan peningkatan kapasitas, pembiayaan, hingga kemitraan dapat diakses melalui satu platform,” kata Menteri UMKM.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Bagikan Artikel: