Kredit Foto: F5
“Hal itu juga bisa dibilang menjadi pertama kalinya sebuah insiden siber memberikan dampak langsung dan signifikan terhadap konsumen di Inggris, sehingga turut meningkatkan kesadaran publik terhadap keamanan siber ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya,” lanjut Lockton.
Dari sisi klaim, peningkatan risiko tercermin pada lonjakan klaim asuransi siber. Portofolio Lockton mencatat nilai klaim meningkat sekitar 20% sepanjang 2025, terutama terkait kasus pelanggaran data (data breach).
Baca Juga: Bitcoin Tertekan, Ini Dua Skenario Pemulihan
Kondisi ini menunjukkan pasar asuransi siber memasuki fase kompetisi harga yang agresif, meskipun eksposur risiko dan frekuensi serangan terus meningkat. Perusahaan asuransi dinilai berlomba mempertahankan pangsa pasar dengan menawarkan tarif lebih kompetitif dan cakupan lebih luas di tengah tekanan klaim yang meningkat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: