UMKM Manfaatkan Marketplace untuk Ekspor ke Singapura dan Malaysia
Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Transformasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis pangan menunjukkan pergeseran dari skala rumahan menuju model bisnis yang lebih terstruktur dan berorientasi pasar. Salah satunya terjadi pada Luckybite, produsen camilan sehat yang mencatat pertumbuhan tenaga kerja, volume pesanan musiman, hingga penetrasi pasar ekspor ke Singapura dan Malaysia.
Pemilik Luckybite, Julius Christian dan Steven Marselie, menyampaikan bahwa bisnis tersebut berawal dari eksperimen dapur rumahan yang sempat menghadapi kegagalan produksi akibat keterbatasan mesin. Upaya awal melalui pengembangan produk berbahan sayuran tidak menghasilkan kualitas yang konsisten, sehingga model bisnis diarahkan ulang ke produk berbasis biji-bijian.
Setelah beberapa kali perubahan produk, Luckybite menemukan titik masuk pasar melalui oatmeal cookies. Produksi awal dilakukan menggunakan peralatan rumah tangga dengan seluruh proses mulai dari produksi hingga pengiriman ditangani langsung oleh pemilik usaha tanpa karyawan.
Baca Juga: Manfaatkan Platform E-Commerce, Penjualan UMKM Naik 100% Saat Lebaran
Tekanan signifikan terjadi pada masa pandemi Covid-19 ketika penjualan turun tajam. Namun periode tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat portofolio produk dan proses internal. Perseroan menambah lini produk seperti brownies, vegan cookies, dan granola syrup, yang secara bertahap mendorong pemulihan permintaan.
Lonjakan permintaan paling signifikan terjadi pada periode musiman, khususnya Ramadan, Natal, dan Imlek. Pada fase tersebut, penjualan tercatat meningkat hingga 100% dibandingkan periode low season. Selama Ramadan, jumlah pesanan bulanan menembus ribuan transaksi dan mendekati 5.000 order, dengan produk hampers menjadi kontributor utama penjualan.
Sejak awal, kanal distribusi Luckybite difokuskan pada penjualan daring melalui marketplace dan media sosial. Shopeemenjadi kanal utama, terutama karena sistem logistik dan pembayaran yang terintegrasi serta dukungan kampanye musiman.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: