'Tercium Bermain Kecil Saja, Buang!' Kepala BGN Tegaskan Nol Toleransi di Program MBG
Kredit Foto: BPMI
Pemerintah memperkuat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peringatan keras dari pimpinan lembaga pelaksana. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menegaskan tidak ada ruang bagi praktik penyimpangan dalam program strategis tersebut.
MBG diposisikan sebagai agenda prioritas nasional untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Karena itu, pelaksanaannya disebut harus berjalan transparan dan tepat sasaran.
Dalam pernyataan terbuka, Kepala BGN menyampaikan sikap tanpa kompromi terhadap potensi pelanggaran.
“Tercium bermain kecil saja, buang!” tegas Dadan Hindayana dikutip dari ANTARA.
Menurut Dadan pengawasan akan dilakukan secara ketat dan berlapis. Mitra pelaksana di lapangan disebut akan menjadi bagian dari sistem kontrol yang diawasi secara berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa dana MBG bersumber dari anggaran negara yang wajib dipertanggungjawabkan kepada publik. Setiap tahapan distribusi dan penggunaan anggaran harus dapat diaudit secara jelas.
Selain aspek administratif, Dadan juga menyoroti dimensi moral program tersebut. MBG menyasar kelompok rentan yang sangat bergantung pada ketepatan distribusi dan kualitas makanan.
Penegasan itu kemudian diperluas dengan penekanan pada nilai dasar yang harus dipegang seluruh jajaran BGN. Ia menyebut prinsip tersebut bukan sekadar pesan personal, melainkan pedoman kerja institusi.
Menurutnya, dua prinsip tersebut wajib diinternalisasi terutama oleh pimpinan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) di daerah. Posisi tersebut memiliki kewenangan besar dalam pelaksanaan teknis program.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat