BYD Siapkan Pengisian 400 Km dalam 5 Menit, Era Cas Mobil Listrik Secepat Isi BBM Dimulai 5 Maret 2026
Kredit Foto: Gemini/Wahyu Pratama
Selain peningkatan performa, BYD juga menargetkan efisiensi biaya hingga 15 persen untuk versi long-blade. Baterai ini dirancang memiliki lebih dari 3.000 siklus pengisian yang setara dengan umur kendaraan sekitar 1,2 juta kilometer.
Beberapa model premium yang menggunakan baterai tersebut diperkirakan mampu mencapai jangkauan hingga 1.000 kilometer berdasarkan standar CLTC. Angka ini dinilai memperkuat posisi BYD dalam persaingan kendaraan listrik jarak jauh.
Di sektor hybrid, industri juga menyoroti potensi kehadiran sistem DM 6.0 dalam acara yang sama. Teknologi tersebut disebut mampu mencatat konsumsi bahan bakar 2,9 liter per 100 kilometer serta jangkauan gabungan hampir 2.000 kilometer ketika tangki dan baterai terisi penuh, meskipun spesifikasi resmi belum dikonfirmasi.
Pengembangan lain yang diantisipasi adalah pembaruan teknologi bantuan pengemudi God’s Eye 5.0. Sistem ini dikabarkan mengusung pembelajaran penguatan dan kendali end-to-end tertutup untuk meningkatkan akurasi serta keselamatan berkendara.
Hingga akhir 2025, lebih dari 2,3 juta kendaraan telah menggunakan sistem God’s Eye. Armada tersebut menghasilkan lebih dari 160 juta kilometer data mengemudi setiap hari sebagai fondasi pengembangan algoritma.
Di sisi produksi, lini model BYD Song Ultra dilaporkan telah beroperasi penuh menjelang peluncuran pasar pada Maret. Model ini mengusung sasis baru berbasis e-platform BYD dengan wheelbase 2.840 mm.
Baca Juga: Meluncur BYD Seal 5 Hybrid, Bisa Menempuh 85 Km Jika Pakai Sumber Listrik Murni
Bocoran di media sosial juga memperlihatkan kendaraan uji dengan emblem khusus “flash charging”. Kemunculan simbol tersebut mempertegas fokus BYD pada integrasi pengisian ultra-cepat di model-model mendatang.
Jika seluruh inovasi ini terealisasi sesuai jadwal, peluncuran 5 Maret 2026 berpotensi menjadi momentum penting dalam percepatan adopsi kendaraan listrik global. Kecepatan pengisian yang mendekati waktu pengisian bahan bakar konvensional dinilai dapat mengurangi kekhawatiran konsumen terhadap durasi pengisian daya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: