Penangkapan Tentara AS, Iran Tuduh AS-Israel Berstrategi Pecah Belah
Kredit Foto: Istimewa
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan bahwa strategis Amerika Serikat (AS) dan Israel adalah menabur kekacauan di Iran dengan tujuan memecah belah negara.
Pernyataan ini disampaikan menyusul serangkaian serangan yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di Teheran.
"Strategi musuh [AS-Israel] adalah menabur kekacauan di Iran sehingga mereka dapat dengan mudah memecah negara ini menjadi beberapa bagian," kata Larijani, dikutip dari ANTARA, Minggu (8/3).
Dirinya menambahkan hingga kini sejumlah tentara AS telah ditangkap.
Amerika Serikat (AS) dan Israel diketahui melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, pada 28 Februari 2026.
Baca Juga: Menemukan Solusi Dampak Perang US-Israel vs Iran bagi Indonesia
Serangan tersebut menimbulkan kerusakan serta korban jiwa di kalangan warga sipil. Pimpinan Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas akibat serangan itu saat berada di kantornya.
Menyusul peristiwa tersebut, Iran kemudian melancarkan serangan balasan dengan menembakkan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: